Is This the Most Hyped Debut in Tollywood History—or Just Another Star Kid Cash Grab?
Apa Debut Ini akan Jadi yang Paling Ditunggu dalam Sejarah Tollywood—atau Hanya Aksi Bintang Cetak Uang Biasa?

Jadi Ajay Bhupathi—sang sineas di balik intensitas mentah RX100 dan sastra kelam Mangalavaaram—kini meluncurkan Ghattamaneni Jaya Krishna? Pilihan menarik. Bukan karena si anak tidak terlatih—katanya ia sudah latihan berbulan-bulan—tapi karena ini lagi-lagi bintang muda dari warisan maharaja Mahesh Babu. Judul filmlah 'Srinivasa Mangapuram', berlatar Tirupati, dan menjanjikan tontonan seru ala film 'masala'. Oke, GV Prakash urus musik, dan putri Raveena Tandon jadi pemeran utama, tapi apa ini semua terasa alami, atau kita cuma menyaksikan nepotisme industri dengan kemasan baru?
Jujur saja—setiap industri besar pernah luncurkan anak bintang. Anak Spielberg juga coba. Begitu juga anak Coppola. Tapi bakat tetap menentukan. Kalau Jaya Krishna sudah latihan dan Bhupathi membimbingnya, mungkin kita dapat petir dalam botol. Tapi kalau cuma soal kekuatan brand, kita akan tahu dalam enam bulan saat kotak uang berbicara.
Perdebatan nepotisme bikin bosan. Setengah pemeran di setiap film Hindi itu keluarga. Setidaknya di sini, sutradaranya punya kredibilitas asli. Bhupathi nggak bikin film aman. Kalau dia bertaruh pada si anak, mungkin dia lihat sesuatu yang belum kita lihat.
GV Prakash? Orang yang bikin tarian norak dengan koreografi kaku? Oke, jadi batas kita cuma 'tontonable'.
Kira-kira anak nepotisme dapat peran tanpa bakat? Coba bertahan satu jadwal syuting dengan Bhupathi. Dia kejam di lokasi. Dia nggak peduli nama belakang. Kalau si anak gagap, dia ulang 20 kali.
Catat kata-kataku: ini akan jadi 'film itu'. Tahu kan—yang nanti orang bilang, 'Kan aku bilang kelewat hype' atau 'Lihat? Bakat memang turun temurun'—tergantung bias mereka sejak awal.
Kenapa benci segitunya sebelum rilis? Biarin filmnya napas dulu! Mungkin dia hebat. Mungkin gagal total. Tapi nilai setelah tayang, jangan karena nama belakangnya.
Orang lupa—RX100 juga luncurkan Kartikeya. Dulu nggak ada yang peduli. Sekarang lihat dia. Bhupathi punya mata jeli. Percayakan prosesnya.