Steam Just Nerfed Clutter: Did They Finally Crack the Store Page UX Code?
Steam Baru Saja Hadirkan Tampilan Lebih Ringkas: Apa Mereka Akhirnya Pecahkan Kode UX Halaman Toko?

Steam baru saja merilis pembaruan visual besar untuk halaman tokonya—tampilan lebih lebar, mode theater untuk trailer, dan bagian 'Tentang Game' yang lebih rapi. Setelah bertahun-tahun terlihat seperti halaman penggemar GeoCities tahun 2003, kini terasa jauh lebih lega. Salut, Valve, akhirnya mendengarkan.
Tapi jangan bersorak dulu. Halaman utama? Masih berantakan. Dan meski 1200px terasa luas, ini seperti plester untuk masalah desain puluhan tahun. Pertanyaan besar: apakah mereka akan perbaiki sistem penemuan, atau cuma tampilan luarnya?
Akhirnya, tampilan lebih lebar adalah anugerah bagi developer. Trailer game saya tidak terlihat menciut lagi. Tapi ingat: tampilan bagus tidak akan memperbaiki temuan. Anda bisa membuat toko terlihat seperti galeri seni modern, tapi jika orang tidak bisa menemukan game Anda, semuanya hampa.
Saya tidak peduli tampilan bagus. Saya peduli cepat. Bisa nggak saya navigasi ini pakai satu tangan sambil pegang burrito? Itu tes UX beneran.
Anda tidak salah. Tapi mode theater memang perbaikan kenyamanan—mengurangi gesekan saat menonton media. Tapi setuju, kekacauan halaman utama masih kejahatan terhadap desain.
Tips pro: Alasan sebenarnya di balik 1200px? Monitor. Bukan UX. Mereka hanya mengikuti pedoman W3C dan mengejar lebar layar standar. Boleh disebut cermat, tapi jangan bilang visioner.
Latar belakang warna-warni? Justru mundur selangkah. Kejelasan mengalahkan keriuhan. Desain bukan soal menambah; tapi mengurangi. Ingat itu, Valve.
Jujur? Saya hampir nggak sadar. Tapi ibu saya sadar. Itu tandanya perubahan beneran terjadi.
Tepat sekali. Saat orang awam menyadari perubahan UI, berarti Anda sudah melewati batas keterbacaan.