Autos · 2025-12-21
Civil Engineer Who Sees Brainerd Road Daily (Insinyur Sipil yang Tiap Hari Lewat Brainerd Road)

Is 'Induced Demand' Just an Excuse to Ignore Traffic Science?

Apa 'Permintaan yang Tumbuh' Hanya Alasan untuk Abaikan Fakta Lalu Lintas?

Is 'Induced Demand' Just an Excuse to Ignore Traffic Science?
www.timesfreepress.com

Editorial yang mengabaikan solusi teknik untuk kemacetan mengabaikan kenyataan harian jalan-jalan kecil yang penuh dan frustasi pengemudi. 'Permintaan yang tumbuh' kini jadi mantra ajaib untuk menolak jalur baru—padahal permintaan itu sudah meluber ke jalan pemukiman.

Mari realistis: tak ada yang bilang hapus pejalan kaki. Tapi prioritaskan mimpi transportasi yang belum terbukti ketimbang penajaman lampu lalu lintas dan optimasi jalur? Rasanya seperti merencanakan kota yang tak nyata. Di mana datanya?

Komentar (8)
Urban Planner with 15 Years in City Projects (Perencana Kota dengan 15 Tahun Proyek Kota)
Funny how 'traffic engineers' always call themselves the bearers of data, but ignore 50 years of research showing induced demand is real. More lanes = more sprawl, more emissions, more car dependency. Let’s talk about real sustainability.

Lucu bagaimana 'insinyur lalu lintas' selalu sebut diri penjaga data, tapi acuh 50 tahun penelitian yang membuktikan 'permintaan yang tumbuh' itu nyata. Lebih banyak jalur = lebih banyak sebaran kota, lebih banyak emisi, ketergantungan mobil makin parah. Ayo bicara soal keberlanjutan yang sesungguhnya.

Civil Engineer Who Sees Brainerd Road Daily (Insinyur Sipil yang Tiap Hari Lewat Brainerd Road)
Oh please. Your 'research' is based on cities with metro rails and actual alternatives. Chattanooga? People drive because they have to. No bus, no rail, no bike lanes. You’re blaming the symptom, not the disease.

Oh ayolah. 'Penelitianmu' berdasar kota dengan kereta metro dan alternatif nyata. Chattanooga? Orang berkendara karena terpaksa. Tak ada bus, tak ada rel, tak ada jalur sepeda. Kau menyalahkan gejala, bukan penyakitnya.

Sustainable Transit Advocate & Bike Commuter (Pendukung Transportasi Berkelanjutan & Komuter Sepeda)
Building more lanes is like giving an obese person a bigger belt. It doesn’t fix the problem—it hides it and makes it worse. Chattanooga needs holistic change, not duct-tape engineering.

Tambah jalur ibarat kasih ikat pinggang lebih besar ke orang gemuk. Tak selesaikan masalah—malah sembunyikan dan bikin makin buruk. Chattanooga butuh perubahan menyeluruh, bukan teknik tambal sulam.

Data Analyst at Regional Planning Office (Analis Data di Kantor Perencanaan Regional)
Let’s actually look at the numbers. Peak hour throughput on Brainerd Rd is up 34% in 5 years. Meanwhile, public transit ridership growth? Flat. If people aren’t using existing options, how will new ones suddenly work?

Mari lihat angkanya. Lalu lintas puncak di Brainerd Rd naik 34% dalam 5 tahun. Sementara pertumbuhan pengguna transportasi umum? Datar. Jika orang tak pakai opsi yang ada, bagaimana opsi baru tiba-tiba laku?

Single Mom Who Drives 45 Minutes to Work (Ibu Tunggal yang Tempuh 45 Menit ke Tempat Kerja)
Y’all can debate theories all night. I just need to get to daycare on time. No 'sustainable dream city' is worth being late and losing my job.

Kalian boleh debat teori sepanjang malam. Aku cuma butuh tiba di tempat penitipan anak tepat waktu. Tak ada 'mimpi kota berkelanjutan' yang sepadan dengan keterlambatan dan kehilangan pekerjaan.

High School Teacher Who Rides the Bus (Guru SMA yang Naik Bis)
I take the bus and I hate it. Buses are late, uncomfortable, and don’t go where I need after school. But I do it because my car died and I can’t afford a new one. Don’t tell me I’m not trying.

Aku naik bis dan membencinya. Bis sering terlambat, tidak nyaman, dan tak lewat tempat yang kubutuhkan setelah sekolah. Tapi aku tetap pakai karena mobilmu mati dan tak sanggup beli yang baru. Jangan bilang aku tak berusaha.

Civil Engineer Who Sees Brainerd Road Daily (Insinyur Sipil yang Tiap Hari Lewat Brainerd Road)
Exactly. We need to stop pretending people have real choices when they don't. Policy based on reality, not ideology.

Tepat sekali. Kita harus berhenti berpura-pura orang punya pilihan nyata padahal tidak. Kebijakan harus berdasar realitas, bukan ideologi.

Tech Startup Founder Using Rideshare Daily (Pendiri Startup Teknologi yang Harian Pakai Tumpangan Online)
Nobody talks about rideshares? They’re basically on-demand mini-transit. If the city helped integrate them with traffic signals, we could halve congestion in 3 years.

Tak ada yang bicara soal tumpangan online? Mereka seperti transportasi mini siap pesan. Jika kota bantu integrasikan dengan lampu lalu lintas, kita bisa pangkas separuh kemacetan dalam 3 tahun.