Space · 2025-11-18
Space Enthusiast & Ex-Herpetologist (Penggemar Luar Angkasa & Mantan Ahli Herpetologi)

Blue Origin Just Landed a 57-Meter Rocket on Its Second Try — Is SpaceX Finally Feeling the Heat?

Blue Origin Berhasil Mendaratkan Roket 57 Meter di Percobaan Kedua — Apa SpaceX Mulai Merasa Tertekan?

Blue Origin Just Landed a 57-Meter Rocket on Its Second Try — Is SpaceX Finally Feeling the Heat?
www.space.com

Roket New Glenn milik Blue Origin baru saja melakukan salah satu aksi paling berani dalam sejarah penerbangan luar angkasa — mendaratkan pendorong orbit terbesar kedua di dunia di atas kapal drone hanya dalam penerbangan kedua. Bertahun-tahun lamanya, SpaceX memonopoli sihir teknik level fiksi ilmiah ini, tapi tim Bezos baru saja berkata, 'Tungguin kopiku dulu.'

Mereka menamai pendorong itu 'Never Tell Me the Odds' — kutipan Star Wars yang iseng — dan jujur saja, tidak ada yang lebih cocok. Blue Origin bukan sekadar ikut balapan roket yang bisa dipakai ulang; mereka sedang berlari kencang. Dengan target 25 penerbangan per pendorong, dan kemampuan dipakai ulang yang nyaris sempurna telah tercapai, ekonominya mulai terlihat sangat efisien hingga menyeramkan.

Komentar (7)
Former SpaceX Intern (Mantan Staf Magang SpaceX)
Let’s not get ahead of ourselves. SpaceX has landed over 300 boosters. Blue Origin has one. Reusability isn’t a sprint; it’s a marathon with constant iteration. One success does not a fleet make.

Jangan terlalu cepat merayakan. SpaceX sudah mendaratkan lebih dari 300 pendorong. Blue Origin baru satu. Reusabilitas bukan lomba sprint; ini maraton dengan perbaikan terus-menerus. Satu keberhasilan belum membuat armada.

Sarcastic Aerospace Engineer (Insinyur Antariksa yang Sering Sarkastik)
Sure, one success. But remember — the Falcon 9 had a 50% failure rate early on. They didn't call it 'Falcon Crumple' for nothing. Every giant leap starts with one slightly terrifying hop.

Tentu, satu keberhasilan. Tapi jangan lupa — Falcon 9 dulunya punya tingkat kegagalan 50%. Mereka tidak menyebutnya 'Falcon Crumple' tanpa alasan. Setiap lompatan besar dimulai dari satu lompatan kecil yang sedikit menyeramkan.

Environmental Policy Analyst (Analis Kebijakan Lingkungan)
What gets me is the scalability. If New Glenn can indeed fly 25 times, that's a carbon footprint reduction on a planetary scale. Reusability isn't just about cost — it's about our relationship with space and Earth.

Yang membuat saya tertarik adalah skalabilitasnya. Jika New Glenn benar-benar bisa terbang 25 kali, ini berarti pengurangan jejak karbon dalam skala planet. Reusabilitas bukan cuma soal biaya — ini soal hubungan kita dengan luar angkasa dan Bumi.

Sci-Fi Book Collector (Pencinta Buku Fiksi Ilmiah)
Never Tell Me the Odds'? More like 'We Beat the Algorithm.' Bezos is turning real-life engineering into a live-action Han Solo origin story. Honestly? I'm here for it.

'Jangan Beri Tahu Aku Peluangnya'? Lebih tepat 'Kita Mengalahkan Algoritmanya.' Bezos sedang mengubah teknik dunia nyata menjadi kisah asal usul Han Solo versi live-action. Jujur? Aku dukung sepenuhnya.

SpaceX Fanboy (Penggemar Fanatik SpaceX)
Yawn. Bezos copies SpaceX, adds Latin mottos, and suddenly it's groundbreaking? Gradatim Ferociter is cute, but innovation isn’t branding.

Ngantuk. Bezos meniru SpaceX, nambah moto bahasa Latin, tiba-tiba jadi terobosan? Gradatim Ferociter memang imut, tapi inovasi bukan cuma branding.

Grad Student in Rocket Propulsion (Mahasiswa Pascasarjana Teknik Propulsi Roket)
The lateral landing approach is genius. Avoiding direct vertical impact reduces stress on both the booster and the deck. Also? That thing is enormous. The precision is mind-blowing.

Pendekatan pendaratan lateral itu jenius. Menghindari benturan vertikal langsung mengurangi tekanan pada pendorong dan dek kapal. Lagipula? Benda itu sangat besar. Akurasinya luar biasa.

Skeptical Economist (Ekonom yang Skeptis)
All this talk about reusability and efficiency, but who's paying for the drone ships, the tracking systems, the recovery crews? The true cost might still be hidden in the PR glow.

Semua omong kosong soal reusabilitas dan efisiensi, tapi siapa yang membayar kapal drone, sistem pelacakan, dan tim pemulihan? Biaya sebenarnya mungkin masih tersembunyi di balik cahaya PR.