Is NASA Finally Waking Up? Isaacman Vows to Slash Bureaucracy and Race Against China
Apakah NASA Akhirnya Bangun dari Tidur Panjang? Isaacman Bersumpah Hancurkan Birokasi dan Kejar China

Boss baru NASA, Jared Isaacman, baru saja melontarkan kebenaran mentah: 'Kita tidak bisa mencapai tujuan seperti cara tahun-tahun terakhir.' Jujur saja—NASA belum bergerak secepat ini sejak era Apollo, dan sejujurnya, sudah waktunya. Dengan China meluncurkan misi ke bulan seolah mereka mengelola taksi antariksa, seruan Isaacman untuk 'meminimalkan hambatan birokrasi' terasa lebih seperti teriakan putus asa daripada wacana kebijakan biasa.
Dia punya rencana besar: percepat Artemis 2 ke Februari, akselerasi Artemis 3, dan injak bulan pada 2028. Tapi ini bagian krusialnya—dia baru mulai kemarin. Dia mengaku, 'Ada banyak sekali yang harus dipelajari,' sambil menatap tumpukan laporan di mejanya. Jadi pertanyaan satu juta dolar: Apakah dia pemimpin visioner, atau sekadar astronaut terbaru yang keliru mengira kepercayaan diri sama dengan kompetensi?
Saya menghabiskan 30 tahun di JPL, dan percayalah—birokrasi NASA bukan masalahnya. Masalah sesungguhnya adalah kurangnya dana dan tujuan politik yang terus berubah. Setiap pemerintahan ingin pendaratan bulan terjadi di masa jabatan mereka, lalu menyerahkannya ke pemerintahan berikutnya. Isaacman boleh ‘menghantam tumpukan dokumen’ sekeras apa pun, tapi fisika tidak peduli dengan instruksi presiden.
Dia pengusaha kaya yang pernah membiayai misi luarnya sendiri. Dia tahu apa yang sedang dilakukannya. NASA butuh pengacau, bukan birokrat kantor lagi.
Jangan lupa bahwa target ‘pendaratan 2028’ ini berasal dari perintah eksekutif Trump. Ini bukan kebijakan baru—ini hanya teater politik. Anggaran dan jadwal teknis sebenarnya tidak berubah. Dia hanya mengulang kutipan populer.
Setuju. Dan mari bicara soal Starship. Belum siap, dan berpura-pura kita bisa ‘memajukan’ jadwal hanya dengan slide PowerPoint bukan cara kerja mekanika orbit.
Ingat saat Pence bilang ‘2024’? Hmm, hasilnya luar biasa. Sekarang kita ke 2028 dan menyebutnya darurat. Dengan laju begini, kita mendarat tahun 2035 dan menyebutnya ‘bersejarah’.
Latar belakang Isaacman dengan SpaceX dan misi pribadi memberinya keunggulan besar. Dia fasih dalam bahasa kecepatan dan iterasi. Kalangan tua NASA menolak itu—dia mungkin jadi katalis yang kita butuhkan.
Dia bilang ingin memperbaiki hal-hal yang ‘kita lakukan dengan sangat baik agar bisa lebih banyak melakukannya.’ Lucu menggemaskan. Seperti petugas kebersihan baru yang berjanji akan lebih sering menyapu sudut yang sudah bersih cemerlang.
Kalimat soal ‘memastikan mitra sejalan’ membuat saya waspada. Terdengar lebih seperti perintah daripada kolaborasi—‘kami yang menentukan sekarang.’ Jika ESA dan JAXA merasa seperti subkontraktor, seluruh sandiwara ini bisa runtuh.