Tennessee’s Wild Hogs Are Wreaking Havoc — Is Hunting Really the Only Solution?
Babi Liar di Tennessee Membuat Kacau — Apakah Berburu Benar-Selangkah Satu-Satunya Solusi?
Jujur saja—mereka bukan sekadar babi yang mencari camilan. Mereka adalah buldoser ekosistem bersenjata taring. Satu kuburan di Briceville saja sudah digali, tanaman porak-poranda, dan kini mereka berjalan santai ke jalan-jalan kota seolah punya hak atas wilayah itu. Kerugian nasional $1,5 miliar per tahun? Ini bukan soal hama—ini invasi total.
Negara bagian bilang 'bunuh kapan saja'—tapi apakah kita mengubah pengelolaan satwa menjadi 'bebaskan berburu sepuasnya'? Kalau bahkan kuburan saja tak suci lagi, artinya sistem sudah gagal.
Kalian terlalu banyak mikir. Mereka merusak ladang, menggali kubur, menyebar penyakit—tembak saja saat kelihatan. Tidak ada belas kasihan untuk hewan invasif pembuat sampah. Kalau nggak suka berburu, pergi aja dari Tennessee.
Wah, 'tembak saja saat kelihatan'—jaman banget gaya 1800-an. Mungkin kita harus berhenti membiakkan babi peliharaan yang lepas dan bersilangan, mendanai riset sungguhan, dan berhenti memperlakukan tanah umum seperti arena pertarungan darah.
Mudah saja bilang 'lakukan riset' sambil minum latte susu gandum di pusat kota. Bulan lalu babi-babi itu menghabiskan seluruh ladang kedelai saya. Itu hilang $40 ribu. Saya punya cicilan rumah, bukan gelar filsafat.
Masalah sesungguhnya? Mereka berkembang biak seperti kelinci dan tidak memiliki predator alami di sini. Berburu saja tidak cukup. Kita butuh perangkap terkoordinasi, edukasi publik, dan mungkin virus khusus—tidak, saya tidak bercanda.
Mereka kini ada di permukiman. Melihat kelompok 12 ekor dekat sekolah dasar hari Selasa lalu. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemburu. Ini sudah soal pengelolaan satwa liar di perkotaan. Taman, saluran pembuangan, zona sekolah—tidak ada solusi mudah.
Saya sudah ditugaskan oleh lima keluarga di Briceville bulan ini. Hewan ini cerdas. Mereka menghindari perangkap, bergerak malam hari, dan ada nenek yang bilang anjingnya sampai naik pohon karena dikejar. Kalau mereka cuma babi bodoh, kita nggak butuh jabatan baru: pawang babi.
Lucu bagaimana kita sebut mereka 'invasif' tapi mengabaikan fakta bahwa mereka awalnya dibawa ke sini oleh kolonis. Mungkin kita harus bicara soal tanggung jawab sebelum mulai menyebut hewan sebagai 'sampah'.
Melihat babi liar di Smokies tahun 2003. Saya bilang waktu itu—cegah penyebarannya atau kita akan bayar mahal nanti. Tidak ada yang mendengarkan. Sekarang kita bayar. Alam selalu menagih hutangnya.