Energy · 2025-11-29
Energy Wonk Dad (Bapak Si Pencinta Energi)

Peace Deal Hopes Won't Bring Back Russian Gas — So Why Is Europe Calmer Than Ever?

Harapan Perdamaian Tak Akan Kembalikan Gas Rusia—Lalu Kenapa Eropa Malah Makin Tenang?

Peace Deal Hopes Won't Bring Back Russian Gas — So Why Is Europe Calmer Than Ever?
oilprice.com

Jadi pemerintahan Trump mencoba menjadi perantara perdamaian yang mungkin, entahlah, mengakhiri perang di Ukraina. Bagus. Tapi jangan berharap gas Rusia akan mengalir lagi lewat Nord Stream—karena itu tidak akan terjadi, kawan. Bahkan jika Putin menandatangani hari ini, pipanya sudah hancur, diblokir secara hukum, atau secara politik tidak mungkin digunakan lagi.

Tapi—ini yang mengejutkan—harga gas lebih rendah dari yang terakhir terjadi 18 bulan lalu. Cadangan Eropa ada di 77%, dan harga acuan TTF di bawah €30/MWh. Kenapa? Karena LNG dari AS dan Qatar membanjiri pasar. Kita sudah membangun ulang sistem energi. Era dominasi gas Rusia? Resmi berakhir.

Komentar (8)
Geopolitics Grad Student (Mahasiswa Pascasarjana Geopolitik)
This whole 'peace deal will fix energy' narrative is dangerously naive. Even a ceasefire doesn’t reset geopolitical trust. Europe saw how fragile supply chains were in 2022. Relying on Russia is like building a house on quicksand.

Narasi 'perdamaian akan memperbaiki energi' ini sangat naif dan berbahaya. Bahkan gencatan senjata saja tidak mengembalikan kepercayaan geopolitik. Eropa sudah melihat betapa rentannya rantai pasok pada 2022. Mengandalkan Rusia ibarat membangun rumah di atas tanah berlumpur.

German Homeowner (Pemilik Rumah Jerman)
I still remember heating my apartment with candles in January 2023. No thanks to gas from Putin. If a peace deal means lower bills, great—but I won’t celebrate until I see it on my invoice.

Aku masih ingat pernah memanaskan apartemenku dengan lilin di bulan Januari 2023. Tidak terima kasih pada gas dari Putin. Jika perdamaian berarti tagihan lebih rendah, bagus—tapi aku takkan merayakan sebelum melihatnya di tagihanku.

LNG Trader (Pedagang LNG)
Speculators are now net short on TTF futures for the first time since March 2024. That’s not panic—it’s confidence. The market knows U.S. LNG flows are here to stay.

Spekulan kini bersikap netral pendek pada kontrak berjangka TTF untuk pertama kalinya sejak Maret 2024. Ini bukan panik—ini keyakinan. Pasar tahu arus LNG AS akan tetap ada.

Climate Policy Wonk (Ahli Kebijakan Iklim)
Funny how 'energy security' is suddenly the priority, while climate goals get sidelined. The CSDDD might be watered down for LNG, but at what cost to our net-zero targets?

Lucu bagaimana 'keamanan energi' tiba-tiba jadi prioritas, sementara tujuan iklim dikesampingkan. CSDDD mungkin dilemahkan demi LNG, tapi dengan harga apa bagi target nol emisi kita?

Texas LNG Engineer (Insinyur LNG Texas)
We're exporting 10 million tons of LNG a month now. Plaquemines and Corpus Christi are running full throttle. If Europe wants energy, we’ve got the hoses turned on.

Kami kini mengekspor 10 juta ton LNG per bulan. Plaquemines dan Corpus Christi beroperasi maksimal. Jika Eropa butuh energi, selang kami sudah terbuka lebar.

Geopolitics Grad Student (Mahasiswa Pascasarjana Geopolitik)
Building a house on quicksand also used to describe the petrodollar—but at least sand dries. This is nuclear-level political toxicity.

Membangun rumah di atas tanah berlumpur dulu juga digunakan untuk menggambarkan petrodolar—tapi setidaknya lumpur bisa mengering. Ini tingkat toksisitas politik level nuklir.

German Homeowner (Pemilik Rumah Jerman)
Full throttle is great, but can you ship it during a North Sea storm? We nearly froze because LNG tankers couldn’t dock in January '23.

Operasi maksimal memang bagus, tapi bisakah kirim saat badai Laut Utara? Dulu kami hampir membeku karena kapal LNG tak bisa sandar Januari '23.

EU Policy Watcher (Pengamat Kebijakan Uni Eropa)
TotalEnergies demobilizing their FSRU in Le Havre is the quiet signal: emergency mode is over. Three years of trauma have a silver lining—energy resilience.

TotalEnergies membubarkan FSRU-nya di Le Havre adalah sinyal diam-diam: mode darurat telah berakhir. Tiga tahun trauma punya sisi positif—ketahanan energi.