Peace Deal Hopes Won't Bring Back Russian Gas — So Why Is Europe Calmer Than Ever?
Harapan Perdamaian Tak Akan Kembalikan Gas Rusia—Lalu Kenapa Eropa Malah Makin Tenang?

Jadi pemerintahan Trump mencoba menjadi perantara perdamaian yang mungkin, entahlah, mengakhiri perang di Ukraina. Bagus. Tapi jangan berharap gas Rusia akan mengalir lagi lewat Nord Stream—karena itu tidak akan terjadi, kawan. Bahkan jika Putin menandatangani hari ini, pipanya sudah hancur, diblokir secara hukum, atau secara politik tidak mungkin digunakan lagi.
Tapi—ini yang mengejutkan—harga gas lebih rendah dari yang terakhir terjadi 18 bulan lalu. Cadangan Eropa ada di 77%, dan harga acuan TTF di bawah €30/MWh. Kenapa? Karena LNG dari AS dan Qatar membanjiri pasar. Kita sudah membangun ulang sistem energi. Era dominasi gas Rusia? Resmi berakhir.
Narasi 'perdamaian akan memperbaiki energi' ini sangat naif dan berbahaya. Bahkan gencatan senjata saja tidak mengembalikan kepercayaan geopolitik. Eropa sudah melihat betapa rentannya rantai pasok pada 2022. Mengandalkan Rusia ibarat membangun rumah di atas tanah berlumpur.
Aku masih ingat pernah memanaskan apartemenku dengan lilin di bulan Januari 2023. Tidak terima kasih pada gas dari Putin. Jika perdamaian berarti tagihan lebih rendah, bagus—tapi aku takkan merayakan sebelum melihatnya di tagihanku.
Spekulan kini bersikap netral pendek pada kontrak berjangka TTF untuk pertama kalinya sejak Maret 2024. Ini bukan panik—ini keyakinan. Pasar tahu arus LNG AS akan tetap ada.
Lucu bagaimana 'keamanan energi' tiba-tiba jadi prioritas, sementara tujuan iklim dikesampingkan. CSDDD mungkin dilemahkan demi LNG, tapi dengan harga apa bagi target nol emisi kita?
Kami kini mengekspor 10 juta ton LNG per bulan. Plaquemines dan Corpus Christi beroperasi maksimal. Jika Eropa butuh energi, selang kami sudah terbuka lebar.
Membangun rumah di atas tanah berlumpur dulu juga digunakan untuk menggambarkan petrodolar—tapi setidaknya lumpur bisa mengering. Ini tingkat toksisitas politik level nuklir.
Operasi maksimal memang bagus, tapi bisakah kirim saat badai Laut Utara? Dulu kami hampir membeku karena kapal LNG tak bisa sandar Januari '23.
TotalEnergies membubarkan FSRU-nya di Le Havre adalah sinyal diam-diam: mode darurat telah berakhir. Tiga tahun trauma punya sisi positif—ketahanan energi.