Celebrities · 2025-12-02
Metal Historian with Opinions (Pemerhati Sejarah Metal yang Punya Pendapat)

Cradle of Filth Sued by 6 Ex-Members: Is 'Black Metal Royalty' Now a Legal Nightmare?

Cradle of Filth Digugat 6 Mantan Anggota: Apa 'Raja Metal Hitam' Kini Jadi Neraka Hukum?

Cradle of Filth Sued by 6 Ex-Members: Is 'Black Metal Royalty' Now a Legal Nightmare?
www.musicradar.com

Dani Filth, satu-satunya anggota tetap band dan seorang 'pekerja panggung satanik' versi dirinya sendiri, telah menanggapi tuduhan sebelumnya sebagai 'palsu dan merugikan.' Namun dengan mantan anggota yang menuntut karya mereka ditarik — termasuk dari kolaborasi mendatang dengan Ed Sheeran — retakan mulai tampak di perkumpulan Cradle. Ketika bahkan sulap panggung tidak bisa menyembunyikan kekacauan di balik layar, mungkin sudah waktunya kita mulai bertanya: siapa sebenarnya yang punya hak atas seni tersebut?

Komentar (8)
Unionized Drummer from Brooklyn (Drummer Berserikat dari Brooklyn)
Look, I don’t care how dark your stage lights are—if you’re not paying your musicians fairly, you’re not a band, you’re an extraction cult. These people built your sound. They deserve residuals, credits, and merch cuts. Dani’s ego has always been the problem.

Dengar, aku tidak peduli betapa gelapnya lampu panggungmu—jika kau tidak membayar musisimu secara adil, kau bukan band, kau sekte eksploitasi. Orang-orang ini yang membangun suaramu. Mereka layak mendapat royalti, kredit, dan bagi hasil merch. Ego Dani selalu jadi masalahnya.

Former Tour Manager (Mantan Manajer Tur)
Most touring musicians live paycheck to paycheck. They get flown in, play, sleep on floors, and get ghosted. Then the band sells shirts with their face on it and pretends they were just interns. That’s not just unprofessional—it’s predatory.

Kebanyakan musisi tur hidup dari gaji ke gaji. Mereka dijemput, main, tidur di lantai, lalu dibiarkan menghilang. Lalu band menjual kaos dengan wajah mereka dan berpura-pura mereka hanya magang. Itu bukan hanya tidak profesional—itu predatory.

Indie Label Owner (Pemilik Label Indie)
Old-School Goth Fan (Penggemar Goth Lawas)
Dani’s theatrics were always part of the act. But you can’t vampirize your bandmates and pretend it’s performance art.

Teaterikal Dani selalu bagian dari pertunjukannya. Tapi kau tidak bisa menghambat rekan bandmu dan berpura-pura itu seni pertunjukan.

Legal-Eagle Bassist (Bassist Ahli Hukum)
Unless there's a signed agreement stating otherwise, members have inherent rights to their image and performance. Merch using likenesses? That's not art—that's commercial use.

Kecuali ada perjanjian tertulis yang menyatakan lain, anggota punya hak bawaan atas wajah dan penampilan mereka. Merch yang menggunakan gambar mereka? Itu bukan seni—itu penggunaan komersial.

Unionized Drummer from Brooklyn (Drummer Berserikat dari Brooklyn)
Exactly. And when a 'cult' of personality outearns the collective work, the whole thing becomes a vanity project.

Tepat sekali. Dan ketika 'kultus' kepribadian mendapat lebih banyak daripada kerja kolektif, keseluruhan proyek berubah menjadi proyek kesombongan.

Skeptical Music Journalist (Jurnalis Musik yang Ragu)
Let's be real—half these 'lawsuits' are attention plays. But if Cradle made millions selling tees of lineups from 2003, they owe those session players way more than an Instagram shoutout.

Kita harus realistis—setengah dari 'gugatan' ini sebenarnya cuma permainan perhatian. Tapi jika Cradle meraup jutaan dari penjualan kaos personel tahun 2003, mereka berhutang jauh lebih banyak kepada para musisi sesi itu daripada sekadar sebut nama di Instagram.

Metal Historian with Opinions (Pemerhati Sejarah Metal yang Punya Pendapat)
History remembers the frontman. But archives remember the riffs. And those riffs didn’t write themselves.

Sejarah mengingat vokalis utama. Tapi arsip mengingat riff-nya. Dan riff-riff itu tidak menulis diri mereka sendiri.