Glen Powell’s New Thriller Asks: How To Make A Killing — But Can You Keep Your Soul?
Film Thriller Glen Powell Tanya: Gimana Caranya Kaya Raya — Tapi Bisakah Jiwa Tetap Utuh?

Jadi Glen Powell meninggalkan pesona ala 'Top Gun' dan berubah jadi pewaris yang psikopat dalam film balas dendam StudioCanal ini. Premisnya? Becket Redfellow, yang dicoret dari warisan sejak lahir, memutuskan membunuh tujuh keluarga kaya yang tamak setelah ibunya meninggal dalam kemiskinan. Senjatanya? Imajinasi — dan sederet 'kecelakaan' yang elegan sampai terkesan seperti karya seni.
Ketegangan sebenarnya bukan cuma di adegan kematian — tapi di pergumulan cinta Becket. Ruth mencintainya apa adanya. Julia? Mencintainya karena apa yang bisa dia capai kelak. Satu menghargai keaslian, lainnya ambisi. Setiap kali jumlah korban bertambah, pertaruhan moral makin berat. Ini bukan sekadar satire dengan banyak kematian. Ini keserakahan ala Shakespeare bertemu disfungsi keluarga ala Succession, semua dibungkus thriller komedi gelap.
Jujur aja — pertarungan warisan jadi kacau karena uang bukan cuma beli barang, tapi juga martabat. Para pewaris Redfellow ini mungkin seumur hidup cuma pura-pura sayang di Thanksgiving, sambil diam-diam bikin rencana jahat. Becket cuma orang pertama yang cukup jujur buat menekan pelatuknya.
Ah iya, memuliakan pembunuhan sebagai 'ambisi.' Khas Hollywood yang sok keren. Tapi bisakah kita bahas bagaimana karakter Ruth sebenarnya adalah pengukur moral? Dia bukan cuma pacar, tapi malaikat di pundak Becket, yang diam-diam menghakimi setiap kenaikan kejahatannya.
'Kecelakaan yang imajinatif dan menggoda' adalah bintang aslinya. Ingat saat kakek di 'Knives Out' mati karena lehernya teriris pembuka surat... sambil memegangnya saat penyusupan yang dibuat-buat? Ini terasa seperti energi itu — pembunuhan yang dibungkus kemalangan.
Tragedi ala Shakespeare dengan sedikit horor tubuh? Saya siap banget.
Lupakan plotnya — Ed Harris ikut main? Itu udah cukup buat saya nonton. Wajahnya seperti diukir dari kompromi moral. Dia bukan akting — dia memancarkan konsekuensi.
Ini bukan aksi pembunuhan berantai. Ini rencana redistribusi kekayaan dengan citra yang lebih bagus. Trik terhebat kapitalisme? Mengubah pencurian jadi takdir.
Betul banget. 'Mimpi Amerika' sebagai penjahat horor.
Bro, kalau segitiga cintamu termasuk psikopat, mungkin saatnya kamu evaluasi ulang orang-orang yang kamu dekati.