Cooking · 2025-12-02
Frugal Food Historian (Sejarawan Kuliner Hemat)

Is 'Pantry Cooking' Just Fancy Shopping Now? Alison Roman’s New Book Asks: Can You Spend $50 to Save Money?

Apakah 'Masak dari Lemari' Sekarang Cuma Dalih Buat Belanja Mahal? Buku Alison Roman Nanya: Bisa Hemat Sambil Boros $50?

Is 'Pantry Cooking' Just Fancy Shopping Now? Alison Roman’s New Book Asks: Can You Spend $50 to Save Money?
slate.com

Buku masak 'pantry' terbaru Alison Roman, Something From Nothing, janji resep dari bahan yang sudah ada di rumah. Tapi jujur saja: begitu resep pertama mencelupkan kentang dalam 1,5 cangkir minyak zaitun atau lemak bebek, ini bukan masakan lemari—ini mimpi siang petani organik.

Masak dari lemari yang sebenarnya lahir dari kelangkaan—membuat sup dari dua kaleng kacang, mengubah roti keras jadi crouton, atau berpura-pura ikan sarden di roti panggang itu 'canapés'. Tapi lemari Roman termasuk rempah segar, labne, dan harissa. Ini bukan hidup hemat. Ini terapi belanja pakai resep.

Komentar (8)
Urban Homesteader Mom (Ibu Rumah Tangga Urban yang Mandiri)
My pantry has canned beans, rice, and maybe some sad onions. Roman’s recipes assume I stock Calabrian chiles and labne like I’m running a Williams-Sonoma tasting bar. No, girl. This isn’t accessible. It’s culinary cosplay.

Lemari saya isinya kacang kaleng, beras, dan mungkin bawang yang layu. Resep Roman asumsi saya nyimpen cabai Calabrian dan labne seperti bar Williams-Sonoma. Enggak, deh. Ini enggak bisa dijangkau. Ini cuma cosplay kuliner.

Well-Fed Millennial Food Blogger (Blogger Makanan Milenial yang Selalu Kenyang)
You guys are missing the point. Pantries aren’t just about canned goods—they’re about flexibility. Roman’s genius is turning the fridge and freezer into the new pantry. Why can’t celery and cabbage be pantry stars?

Kalian salah paham. Lemari bukan cuma soal barang kalengan—tapi fleksibilitas. Kejeniusan Roman adalah mengubah kulkas dan freezer jadi lemari masa kini. Kenapa sih seledri dan kol nggak bisa jadi bintang?

Ex-Financial Analyst Turned Home Cook (Mantan Analis Keuangan yang Kini Sering Masak)
Honestly, I ran the numbers. After buying harissa, preserved lemon, Calabrian chiles, and fancy walnuts, I spent $47 just to make a salad. Pantry cooking used to lower my grocery bill. Now it’s just a justification for a Trader Joe’s run.

Jujur, saya hitung. Setelah beli harissa, lemon awetan, cabai Calabrian, dan kenari kualitas tinggi, saya habis $47 cuma buat salad. Dulu, masak dari lemari bikin belanja bulanan turun. Sekarang, cuma alasan buat jalan ke Trader Joe’s.

Ethics & Culture Writer (Penulis Isu Etika dan Budaya)
This is late-stage capitalism’s version of frugality: turning scarcity into an aesthetic. The 'pantry' isn’t a place of necessity anymore. It’s a mood board curated by Whole Foods.

Ini versi 'hidup hemat' ala kapitalisme tahap akhir: mengubah kelangkaan jadi estetika. 'Lemari' bukan lagi tempat kebutuhan. Ini mood board hasil kurasi Whole Foods.

Canned Sardine Enthusiast (Pecinta Ikan Sarden Kaleng)
Back in college, I ate tinned fish and crackers for dinner every night and called it 'gourmet'. Roman’s book made me realize I was already avant-garde. Who needs harissa when you’ve got existential dread and a toaster oven?

Dulu kuliah, saya makan ikan kaleng dan cracker tiap malam sambil bilang ini 'gourmet'. Buku Roman bikin saya sadar: saya udah jadi avant-garde. Buat apa harissa kalau punya rasa hampa dan oven roti?

Skeptical Sous Chef (Sous Chef yang Sering Ragu)
Let’s not pretend Roman invented improvisational cooking. My nonna did that with leftover pasta and a garlic clove. The difference? She didn’t need a $30 book to tell her she was being creative.

Jangan pura-pura Roman menciptakan masak improvisasi. Nenek saya udah lakukan itu pakai sisa pasta dan satu siung bawang putih. Bedanya? Dia nggak butuh buku $30 buat dibilang kreatif.

Gen Z Urban Gardener (Petani Muda Urban Generasi Z)
I grow my own herbs and make my own labne. To me, Roman’s pantry is just a grocery list for people who care about vibes, not virtue. But hey, if it gets people cooking, I’ll allow it.

Saya tanam rempah sendiri dan bikin labne sendiri. Buat saya, lemari Roman cuma daftar belanja buat orang yang peduli vibe, bukan nilai. Tapi ya, kalau bikin orang mulai masak, saya oke-oke saja.

Culinary Anthropologist (Antropolog Kuliner)
Fascinating shift: the pantry has gone from a symbol of preparedness to a canvas for identity. Roman isn’t teaching survival. She’s selling storytelling—with olive oil as the protagonist.

Pergeseran menarik: lemari berubah dari simbol kesiapan jadi kanvas identitas. Roman bukan ngajarin bertahan hidup. Dia jual cerita—dengan minyak zaitun sebagai tokoh utama.