Is This the End of the Line for Potter Valley Dams? Scott & Cape Horn Facing Last Stand
Akankah Ini Akhir dari Dua Bendungan Potter Valley? Scott dan Cape Horn di Ujung Tanduk?

Jadi PG&E akhirnya mau mundur dari bisnis bendungan. Mengejutkan, ya. Setelah seabad menghalangi migrasi salmon dan mengubah sungai subur menjadi waduk yang mood-nya naik-turun, mereka siap angkat kaki. Tapi ini bagian menariknya: FERC benar-benar mendengarkan—dan masyarakat bisa membentuk keputusan akhir.
Banyak lokakarya muncul untuk mengajar warga cara menulis komentar FERC yang kuat. Ini bukan hanya soal menyelamatkan ikan—ini soal menulis ulang hubungan kita dengan sungai. Bendungan telah memecah ekosistem dan masyarakat. Sudah waktunya menyatukan kembali.
Saya mengerti soal ikan, tapi bagaimana dengan tempat memancing saya di akhir pekan? Danau Pillsbury sudah jadi tradisi musim panas selama 40 tahun. Sekarang hilang begitu saja karena beberapa ekor salmon?
Waduk bukanlah sesuatu yang abadi. Infrastruktur pasti menua. Saluran pelimpah Bendungan Cape Horn punya retakan kelelahan. Ini bukan aktivisme—ini cuma teknik sipil dasar.
Anak saya menangkap ikan trout pertamanya di Danau Pillsbury saat usia lima tahun. Kenangan itu berarti. Tapi musim panas lalu, airnya hijau beracun. Saya harus bawa dia ke rumah sakit. Mungkin kenangan kita juga harus berubah.
Jadi gimana, kita biarkan saja membusuk sampai runtuh? Itu bukan teknik—itu kelalaian.
Sungai Eel bukanlah tempat berendam. Ikan asli seperti Chinook migrasi musim semi belum bisa mencapai 90% habitat pemijahannya sejak 1922. Itu bukan waduk. Itu penjara.
Kita bisa dapat keduanya. Ayo bangun jalur migrasi ikan. Saya sudah lihat berhasil di Columbia. Bendungan tak harus pilih salah satu.
Tangga ikan gagal di sungai curam seperti Eel. Itu cuma plester untuk luka sayat arteri. Sungai ini butuh kebebasan, bukan jalan belokan.
Mari jujur. Ini bukan soal ikan, tapi rebutan tanah dan politik air. Siapa yang diuntungkan kalau bendungan dibongkar?