Is Miranda Priestly’s 2010 Rockstuds Comeback a Fashion Crime or Genious Nostalgia?
Apakah Kembalinya Rockstuds 2010 Miranda Priestly adalah Kecelakaan Fesyen atau Kegeniusan Nostalgia?

Anne Hathaway merilis trailer pertama The Devil Wears Prada 2 di hari ulang tahunnya dengan keterangan 'hari ini ulang tahun kita semua'—sindiran ringan yang langsung memecahkan jagat fesyen di internet dengan sepatu merah dan emoji di mana-mana.
Tapi badai sesungguhnya? Miranda Priestly berjalan dengan Rockstuds Valentino 2010 di film tahun 2025. Kritikus menyebutnya penghujatan fesyen. Tapi ini twist-nya: apakah pilihan 'kuno' ini justru langkah paling cerdas dalam narasi fesyen?
Kalau Miranda Priestly masih memakai stiletto 2010 di tahun 2025, saya tidak bisa menghargai tim kostumnya. Itu bukan nostalgia—itu malas. Dunia fesyen seharusnya berkembang, bukan berputar. Apa kita sekarang sudah masuk budaya reboot?
Kalian semua melewatkan nuansanya. Rockstuds di 2025? Itu bukan kemalasan—itu kapsul waktu. Miranda tidak ketinggalan zaman; dia yang menciptakan zaman. Ingat, dia memakainya tahun 2010 karena terlihat berani. Sekarang dia memakainya karena dia yang membuatnya abadi.
Mari jujur: ini bukan soal fesyen. Ini soal buzz algoritmik. Mereka ingin orang membicarakannya, dan bam—berhasil. Buat marah pencinta fesyen, lalu biarkan kelompok 'tapi sebenarnya ini jenius' menyelamatkan narasi. Ini pemasaran dasar.
Kemarahan itulah produknya. Kita bukan sekadar menonton trailer—kita ikut dalam ritual budaya. Setiap dengusan, setiap komentar 'pembunuhan fesyen'? Itu bagian dari naskah. Kita semua adalah figuran dalam adegan pemasaran.
Saya akan percaya narasi 'abadi' itu kalau harganya melonjak di pasar sekunder. Saat ini, Rockstuds masih di harga 2012. Sampai saat itu, ini hanya fiksi penggemar yang dibungkus sebagai komentar fesyen.
Dekade 2010-an kini resmi menjadi vintage. Coba debat. Kita sudah melalui nostalgia era 80-an, 90-an—kenapa tidak era 2010-an? Rockstuds bukan kuno; mereka berada di fase sebelum kebangkitan. Siklus tren hanya bergerak lebih cepat dari perkiraan.
Kalian semua salah paham. Miranda tidak mengikuti fesyen. Fesyen yang mengikuti Miranda. Kalau dia memakai Rockstuds tahun 2025, berarti Rockstuds sedang tren. Itulah leluconnya—dan juga kekuatannya.