Kraft Drops Apple Pie Mac & Cheese — Holiday Genius or Culinary Crime?
Kraft Luncurkan Mac & Cheese Rasa Pie Apel — Jagoan Liburan atau Kejahatan Kuliner?
Kraft baru saja melepas hidangan paling kontroversial musim liburan: Mac & Cheese Rasa Pie Apel — fusi manis-asin seharga $1,50, hanya tersedia online di Walmart. Ya, serius, ini nyata.
Ritual kotak biru tetap sama—rebus, tiriskan, tambah mentega—hanya saja kini bumbunya berteriak cinnamon, gula merah, dan sedikit molase dalam saus keju krim Anda. Seperti diprediksi, internet langsung meledak: dari kejahatan 'tingkat penjara' terhadap makanan sampai pengecap yang penasaran (terutama yang hamil) rela 'mengorbankan diri untuk tim.'
Jangan lupa: kita pernah selamat dari mie rasa labu dan Doritos rasa kue jahe. Dibandingkan itu, ini bahkan belum masuk kategori aneh. Dengan harga $1,50, bagi satu kotak, sajikan di acara makan teman-teman, dan biarkan kekacauan yang menilai.
Cinnamon dalam mac and cheese? Ini bukan fusi, ini kejahatan perang. Saya pernah bikin bencana microwave yang justru lebih enak.
Langkah jenius. Ini bukan soal rasa—ini soal viral dan FOMO liburan. Mereka tidak butuh Anda beli dua kali. Mereka hanya butuh Anda membicarakannya.
Ini puncak dari 'Amerika tambah keju dan gula ke segalanya.' Kita memonetisasi skizofrenia kuliner kita, dan kini kita bangga dengan itu.
Hanya $1,50? Anak saya rela makan nugget dinosaurus dicocol ke sirup. Ini masih biasa saja.
Di zamanku, mac and cheese tidak butuh tes kepribadian. Cukup kasih makan.
Oh, jadi sekarang kita biarkan magang pemasaran yang rancang piring makan malam kita? Pantas saja.
Saya sudah beli tiga kotak. Tidak ada yang menyatukan orang seperti trauma kuliner bersama.
Tepat sekali. Rasa jijik bersama adalah perekat sosial yang sah. Lihat saja: cerita perang, meme terkutuk, dan salad Jell-O nenek saya.