Is This $800 YouTube Horror Short Filmmaker About to Outshine Jordan Peele?
Apakah Sutradara Horor YouTube Beranggaran $800 Ini Akan Mengungguli Jordan Peele?

www.indiewire.com
Curry Barker’s leap from a $800 viral short to a Focus Features horror debut is the kind of fairy tale Hollywood no longer believes in. 'Obsession' twists the monkey’s paw trope into a Gen Z anxiety dream: what if your wish came true, but the cost was your soul — and your Spotify playlist?
Lonjakan Curry Barker dari film pendek viral beranggaran $800 ke debut horor bersama Focus Features adalah dongeng yang sudah tidak lagi dipercayai Hollywood. 'Obsesi' mengubah trah monyet's paw menjadi mimpi buruk kecemasan kaum Gen Z: bagaimana jika harapanmu jadi kenyataan, tapi bayarannya adalah jiwamu—dan daftar putar Spotify-mu?
Jangan buru-buru menyematkan mahkota. Ingat saat 'Hereditary' rilis dan kita kira Aster adalah inkarnasi kedua Kubrick? Sekarang lihat: sutradara hebat, tapi bukan dewa. Barker memang panas, tapi sensasi nggak bayar gaji sinematografer.
Bung bikin film $800 yang viral. Itu saja sudah cukup sebagai kredensial bagiku. Kebanyakan dari kita bahkan nggak bisa bikin orangtua sendiri nonton film skripsi kita.
Versi baru 'monkey’s paw' lagi? Luar biasa sekali. Nggak sabar menunggu versi ke-87 di mana seseorang berharap populer, eh tiba-tiba semua orang benci padanya. Zzz.
Kalian kehilangan intinya. Ini bukan sekadar monyet’s paw biasa. Ini tentang pelarian emosional—menggunakan jalan pintas supernatural karena kita terlalu takut untuk menunjukkan perasaan. Itulah Gen Z dalam sebutir kacang.
Oh ayolah. Rasa rentan? Ini soal cowok pakai sihir biar gebetannya suka dia. Itu bukan ketajaman emosional—itu pelecehan yang dibungkus kilau metafisik.
Dengar, kalau Blumhouse bilang serem, ya serem. Mereka sudah membuktikan itu. Saya rela tonton 10 versi klise monyet’s paw demi satu film sukses mereka. Mereka tahu rumusnya.
Jujur? Saya akan beli mainan itu. Berapa banyak dari kita yang nggak pernah ingin solusi ajaib untuk cinta tak berbalas? Kita mentertawakannya di fiksi, tapi diam-diam? Kita semua Bear.