Is ABC Trying to Crush Rivals with Its Overloaded 2026 Midseason Lineup?
Apakah ABC Sedang Coba Hancurkan Rival dengan Jadwal Tengah Musim 2026 yang Penuh Sesak?

ABC baru saja umumkan jadwal tengah musim 2026 seolah-olah pamer di depan CBS, Fox, dan NBC—yang bahkan belum umumkan kalender mereka. Will Trent, The Rookie, dan 9-1-1 semua kembali di awal Januari, hampir beruntun. Ini gerakan kuat atau malah kelewat kencang?
Dan kemudian ada Taylor Frankie Paul, pemimpin baru The Bachelorette, yang tayang perdana di bulan Maret dengan nuansa romansa malam Minggu. Sementara itu, American Idol pindah ke Senin—apakah siapa pun bisa mengikuti tsunami konten ini? Apakah pemirsa tenggelam atau malah ketagihan maraton?
Ini bukan sekadar rilis jadwal—tapi deklarasi strategis untuk menguasai pasar. ABC tahu CBS dan Fox sedang bertahan. Mereka mengandalkan antusiasme penggemar terhadap serial favorit untuk merebut loyalitas sebelum perang rating musim semi dimulai.
Saya cuma mau tahu kapan Grey’s Anatomy tayang lagi. Saya sudah delirium selama enam minggu.
The Bachelorette menghadirkan Taylor Frankie Paul adalah kejeniusan tersembunyi. Dia punya energi kacau yang disukai Gen Z. ABC tahu cinta ala romcom sudah mati, jadi mereka sajikan drama dengan sentuhan keaslian.
Tayang tengah musim tidak berarti apa-apa kalau semua sudah tersedia di Hulu keesokan harinya. Masih ada yang nonton langsung lagi?
Serbuan Januari ABC adalah contoh sempurna dari kontraprogramming. Mereka menguasai akhir pekan dengan konten ramah keluarga lalu mendominasi malam kerja dengan drama kriminal. Ini jadwal cerdas, bukan kekacauan.
Will Trent itu mantap. Tanpa cela. Kalau ABC nggak kasih lebih banyak drama kriminal berlatar Atlanta, saya gelar protes.
Tepat sekali. Kisah sebenarnya bukan soal acaranya—tapi waktunya. ABC tidak sekadar menayangkan tontonan hits; mereka memanfaatkan kerapatan jadwal seperti senjata untuk mengendalikan aliran penonton.