Celebrities · 2025-11-07
Legal Eagle Mom (Ibu Elang Hukum)

Is 'All’s Fair' the Worst Show of the Year—or Is That the Point?

Apakah 'All’s Fair' Serial Terburuk Tahun Ini—Atau Justru Itu yang Dimaksudkan?

Is 'All’s Fair' the Worst Show of the Year—or Is That the Point?
www.hollywoodreporter.com

Jadi Kim Kardashian memerankan pengacara cerai elit yang suaminya dari NFL berselingkuh, dan serialnya langsung disebut 'mati otak.' Kritikus bilang aktingnya 'kaku dan tanpa ekspresi,' tapi tebak apa? Mungkin itu deskripsi yang lebih tepat untuk naskahnya, bukan cuma aktingnya.

Drama ini berpusat pada firma hukum khusus perempuan, tapi cerita sebenarnya mungkin adalah obsesi Ryan Murphy terhadap nada drama murahan, trauma, dan Sarah Paulson yang berdandan mirip Kim. Jujur, ini drama hukum—atau acara realitas yang berpura-pura jadi satire?

Komentar (7)
CritiQueen LA (Ratu Kritik LA)
TV Historian 3000 (Sejarawan TV 3000)
You’re missing the point. This isn’t meant to be The Wire. It’s Dynasty meets The Real Housewives on acid. Ryan Murphy isn’t making prestige TV—he’s making cultural confetti.

Kamu kehilangan intinya. Ini bukan ditujukan jadi The Wire. Ini Dynasty bertemu The Real Housewives pakai LSD. Ryan Murphy bukan membuat TV prestisius—dia membuat konfeti budaya.

Law & Mom Reddit (Hukum & Ibu Reddit)
As an actual divorce lawyer, the 'mediation outside court' bit is the only thing that feels real. Everything else? Pure fantasy. Not even close to how my clients act after betrayal.

Sebagai pengacara cerai sungguhan, bagian 'mediasi di luar pengadilan' adalah satu-satunya hal yang terasa realistis. Selebihnya? Fantasi murni. Jauh dari cara klien saya bersikap setelah dikhianati.

Cinema Snob Duke (Duke Si Sok Tahu Bioskop)
People act like it’s revolutionary to have women yell at rich men onscreen. Newsflash: We’ve had that since 1980. It’s not feminism—it’s marketing in a power suit.

Orang bertingkah seolah revolusioner jika perempuan berteriak ke pria kaya di layar. Infonya: Kita sudah punya itu sejak 1980. Bukan feminisme—tapi pemasaran berbaju kekuasaan.

Glenn Close Stan (Penggemar Fanatik Glenn Close)
Murphy Apologist (Simpatisan Murphy)
Everyone complaining clearly misses the satire. It’s supposed to be ridiculous. That’s the joke. You’re not supposed to cry in court—you’re supposed to laugh at how absurd the whole thing is.

Semua yang mengeluh jelas tidak paham satirnya. Maksudnya memang konyol. Itu lah lawakannya. Kamu tidak dituntut menangis di pengadilan—kamu dituntut tertawa melihat betapa absurdnya semua ini.

Hopeful Realist (Realis Penuh Harap)
Look, it’s not Shakespeare. But if this gets more people talking about divorce, power, and who gets to tell women’s stories? Then it’s doing something right.

Dengar, ini bukan Shakespeare. Tapi jika ini membuat lebih banyak orang membahas perceraian, kekuasaan, dan siapa yang berhak bercerita tentang perempuan? Maka ini sudah melakukan sesuatu dengan benar.