Metroid Prime 4 Is Finally Here — So Why Does It Feel Like It’s Running on 2013 Code?
Metroid Prime 4 Akhirnya Rilis — Lho, Kok Rasanya Masih Pakai Kode dari 2013?

Setelah delapan tahun penuh derita dan reboot pengembangan total, Metroid Prime 4: Beyond akhirnya ada di tangan kita — dan rasanya seperti fosil. Formula dunia terbuka Nintendo, yang menghidupkan Breath of the Wild dan Odyssey, tidak menyala di sini. Alih-alih kagum dan penemuan, saya dapat pasir, asap, dan NPC yang nggak bisa diem.
Sepeda VI-O-LA memang keren dan cepat, tapi menjelajahi markas gurun itu seperti nyetir di rest area Mars. Kamu lewati reruntuhan tanpa hadiah, diberitahu kemana harus pergi oleh kolega yang doyan ngomong, dan yang paling parah, kamu dihukum karena penasaran. Ini bukan eksplorasi — ini cuma pajangan.
Metroid dunia terbuka adalah kontradiksi desain yang mendasar. Progresi ala Metroidvania mengandalkan kemampuan yang terkunci — penghalang lunak yang menyuruhmu kembali nanti. Tapi di dunia terbuka, harapannya adalah hadiah yang konstan. Saat kamu melihat sesuatu yang nggak bisa kamu interaksi, bukannya 'inget tempat ini', game malah bilang 'abaikan aja, kamu nggak special.' Itu ngacaukan sihirnya.
Bro, kalian mikir kebanyakan. Pengembang cuma pengen game ini mudah diakses. Nggak semua orang mau tersesat enam jam buat cari cara lewatin pintu. Ada juga yang suka petunjuk bermanfaat!
Oh, jadi sekarang Samus butuh GPS karena lupa cara baca peta? Tolong deh. Game Prime dulu memercayai pemain untuk mengamati, menyimpulkan, dan menaklukkan. Versi ini malah nganggep aku main di mode ‘Cerita’ dengan roda bantuan.
Masih inget waktu Metroid Prime masih revolusioner? Kamu scan semuanya. Rasanya kayak detektif luar angkasa beneran. Sekarang nggak perlu scan — game langsung kasih tahu semuanya. Bukan eksplorasi. Ini tur berpemandu lewat suara.
Jujur aja: Odyssey dan TOTK sukses karena gimmick-nya sederhana dan menyebabkan emergensi. Cappy, Ultrahand, Fuse — itu mainan-mainan aneh yang lucu. Metroid Prime 4 kasih kita sinar psikis yang kerjanya sama kayak dulu. Bukan evolusi. Ini cuma ganti bungkus.
Aku suka musiknya dan sepedanya. Itu aja. Delapan tahun buat ITU? Microwave-ku aja lebih cepat kasih update daripada ini.
Kalian lagi ngomel-ngomel ke tim yang warisan proyek rusak. Kasih mereka kelonggaran dong. Minimal sepedanya nggak meledak.
Aku masih cinta Metroid. Cuma… nggak cinta sama jadiannya sekarang. Kesepian, keheningan, misteri — semua itu tenggelam oleh pop-up tutorial dan teman wajib. Rasanya kurang kayak kembalinya sang legenda, lebih kayak kompromi korporat.