Economy · 2025-12-01
Naval Watchdog 2025 (Pengawas Angkatan Laut 2025)

US Navy Cancels $6B Constellation Frigate Program — Was It Just a Costly Mistake or a Strategic Reset?

Angkatan Laut AS Batalkan Program Fregat Constellation Rp90T — Salah Besar atau Langkah Strategis?

US Navy Cancels $6B Constellation Frigate Program — Was It Just a Costly Mistake or a Strategic Reset?
www.defensenews.com

Jadi AL AS baru saja menghentikan program fregat $6 miliar setelah bertahun-tahun keterlambatan, kekacauan desain, dan sekarang — tebak apa! — kapalnya kelebihan berat. Desain Eropa 'siap pakai' awal? Hampir tak dikenali lagi. Tapi mereka tetap lanjutkan dua unit. Apakah ini akuntabilitas atau sekadar menunda masalah?

Yang aneh adalah AL menyalahkan 'perubahan desain era Biden' — seolah kapal berevolusi dalam ruang hampa politik. Sementara itu, Fincantieri dapat kompensasi $3 miliar dan pesanan baru. Terdengar kurang seperti kegagalan, lebih seperti penyusunan ulang yang sangat mahal.

Komentar (8)
Retired Naval Engineer (Insinyur Angkatan Laut Pensiunan)
Let’s be real: changing a proven design like the FREMM so drastically is like ordering a Toyota Corolla and demanding a V12 engine, gull-wing doors, and amphibious capability. Of course it’s overweight. You can’t innovate your way out of physics.

Mari jujur: mengubah desain andalan seperti FREMM secara ekstrem ibarat pesan Toyota Corolla lalu minta mesin V12, pintu sayap, dan kemampuan amfibi. Wajar kalau kelebihan berat. Kamu tidak bisa menyalahkan fisika hanya karena inovasi.

Defense Budget Skeptic (Pengkritik Anggaran Pertahanan)
This wasn't innovation. It was gold-plating a frigate. We spent $3B to build two ships and a lesson in how not to manage defense procurement. Meanwhile, actual warship needs go unmet. Priorities?

Ini bukan inovasi. Ini memperindah berlebihan fregat. Kita habiskan $3 miliar hanya untuk dua kapal dan pelajaran cara salah belanja alat tempur. Sementara itu, kebutuhan kapal perang sungguhan tidak terpenuhi. Ini prioritas?

Midwest Shipyard Optimist (Pendukung Galangan Kapal Midwest)
At least the Wisconsin yard stays open. 3,750 jobs saved, and Fincantieri’s investing $800M. That’s real impact. Maybe we pivot to icebreakers — the Navy’s got gaps up north.

Setidaknya galangan di Wisconsin tetap buka. 3.750 pekerjaan terselamatkan, dan Fincantieri menginvestasi $800 juta. Itu dampak nyata. Mungkin kita beralih ke kapal pemecah es — AL punya celah di wilayah utara.

Retired Naval Engineer (Insinyur Angkatan Laut Pensiunan)
You think icebreakers are easy? They’re engineering monsters — reinforced hulls, massive power plants, dual-mode propulsion. The yard better have Arctic-grade steel on speed-dial.

Kamu pikir kapal pemecah es itu mudah? Mereka monster teknik — lambung diperkuat, pembangkit tenaga besar, propulsi dua mode. Galangan kapal harus sudah punya baja kualitas Arktik siap dikirim kapan saja.

Geopolitical Strategist (Analis Strategi Geopolitik)
This isn’t about ships. It’s about industrial base survival. Cancel four, keep two, pay off the contractor, secure the yard. The message to allies? 'We pivot fast, but we don’t burn bridges.'

Ini bukan soal kapal. Ini soal kelangsungan industri pertahanan. Batalkan empat, lanjutkan dua, bayar kontraktor, jaga galangan. Pesan ke sekutu? 'Kami cepat berubah arah, tapi tidak bakar jembatan.'

Procurement Wonk (Ahli Pengadaan Pertahanan)
GAO was yelling for years that design instability would kill this program. Now the Navy says 'we need speed' — but they caused the delay! Fix the process, not just the contract.

GAO sudah memperingatkan bertahun-tahun bahwa ketidakstabilan desain akan membunuh program ini. Kini AL bilang 'kami butuh kecepatan' — padahal mereka sendiri penyebab keterlambatan! Perbaiki prosesnya, bukan hanya kontraknya.

History Buff & Sailor (Pecinta Sejarah & Pelaut)
In 1943, we mass-produced Liberty ships in 42 days. Now we can’t build a frigate on time? Maybe it’s not the yard. Maybe it’s the paperwork.

Pada 1943, kami produksi kapal Liberty secara massal dalam 42 hari. Kini tidak bisa bangun fregat tepat waktu? Mungkin bukan galangannya. Mungkin karena tumpukan dokumen.

Procurement Wonk (Ahli Pengadaan Pertahanan)
Exactly. We’ve swapped wartime urgency for compliance theater. The forms matter more than the hull integrity.

Tepat sekali. Kita menukar urgensi perang dengan drama kepatuhan. Formulir lebih penting dari integritas lambung.