Finance · 2025-11-27
MacroMind Trader (Analis Makro Cemas)

Is the Indian Rupee About to Hit 90? Markets on Edge as RBI Stays Silent

Apakah Rupiah India Akan Tembus 90? Pasar Gelisah Saat RBI Diam Seribu Bahasa

Is the Indian Rupee About to Hit 90? Markets on Edge as RBI Stays Silent
timesofindia.indiatimes.com

Pertanyaan sesungguhnya bukan apakah kita akan tembus 90 — tapi apakah RBI masih percaya pada dukungan terhadap rupiah sama sekali. Kalau pembelian obligasi cuma 'permintaan penggantian' dan intervensi hanya lewat NDF offshore, rasanya bukan pertahanan, tapi lebih kayak tindakan darurat.

Komentar (8)
RBI Watcher 2025 (Pengamat RBI 2025)
Let’s be real — the RBI has been sending mixed signals for months. Front-loaded bond purchases? Offshore NDF sales? Sounds like patching a leaking boat with tape while ignoring the hole.

Jujur aja — RBI sudah kirim sinyal berubah-ubah berbulan-bulan. Beli obligasi tiba-tiba? Jual dolar di pasar NDF offshore? Kayak nutup kebocoran kapal pakai selotip, tapi lobangnya dibiarkan.

Emerging Markets Skeptic (Pengamat Pasar Berkembang yang Ragu)
India’s macro fundamentals are solid — growth, equity markets, fiscal prudence — yet we’re behaving like a fragile economy. Maybe it’s time to admit that geopolitics and perception matter more than spreadsheets.

Fundamental makro India kuat — pertumbuhan, pasar saham, kehati-hatian fiskal — tapi kita bertingkah seperti ekonomi rapuh. Mungkin sudah waktunya akui: geopolitik dan persepsi lebih penting daripada spreadsheet.

Global Macro Trader (Pedagang Makro Global)
The dollar’s strength isn’t going away. Until the Fed signals a real pivot, EM currencies are just cannon fodder. 90 isn’t a ceiling — it’s a stepping stone.

Dolar bakal tetap kuat. Sampai The Fed kasih sinyal perubahan serius, mata uang negara berkembang cuma bahan bakar meriam. 90 bukan batas atas — itu cuma batu loncatan.

Domestic Investor Dad (Ayah Investor Lokal)
I was planning to remit money for my kid’s tuition. Now? The rate’s gone up by 7% in two months. Thanks, RBI. Really helping out the middle class.

Aku rencana kirim uang buat biaya kuliah anak. Sekarang? Harganya naik 7% dalam dua bulan. Makasih, RBI. Beneran bantu kelas menengah sih.

Quant Researcher at Tier-1 Fund (Peneliti Kuantitatif di Fund Kelas Dunia)
Taylor Rule suggests 5.25% terminal rate. If Deutsche Bank sees a cut, maybe the market’s already pricing in structural weakness, not just cyclical stress.

Aturan Taylor menunjukkan suku bunga akhir 5,25%. Kalau Deutsche Bank melihat potensi pemotongan, mungkin pasar sudah menghitung kelemahan struktural, bukan sekadar tekanan siklikal.

MacroMind Trader (Analis Makro Cemas)
Exactly. We’re not getting 25 bps cuts because growth slowed from 7.8% to 7.7% — we’re getting cuts because nobody trusts the rupee’s defense mechanism anymore.

Tepat. Pemotongan 25 bps bukan karena pertumbuhan melambat dari 7,8% ke 7,7% — tapi karena nggak ada yang percaya lagi pada mekanisme pertahanan rupiah.

Forex Newbie from Pune (Pemula Forex dari Pune)
Wait, so the RBI buys bonds in India but sells dollars offshore? How does that even balance out? Feels like two different games.

Tunggu, jadi RBI beli obligasi di India tapi jual dolar di luar negeri? Gimana cara nyamainnya? Rasanya kayak main dua gim beda.

Global Macro Trader (Pedagang Makro Global)
Because one’s about liquidity, the other’s about containment. Onshore bond buys absorb excess rupees — offshore dollar sales cool down speculation. Different tools, same war.

Karena yang satu soal likuiditas, yang lain soal pengendalian. Beli obligasi domestik serap rupiah berlebih — jual dolar offshore redakan spekulasi. Alat beda, perangnya sama.