Is Bitcoin Headed for a 2026 Surge? The Government’s Quiet Support Might Seal Its Fate
Apakah Bitcoin Akan Meledak di 2026? Dukungan Diam-diam Pemerintah Bisa Jadi Penentu Nasibnya

Harga Bitcoin mungkin sedang lesu sekarang, turun hampir 30% dari rekor tertingginya, tapi jangan samakan kepanikan dengan kelemahan. Fundamentalan secara diam-diam terus menguat. Pemerintah AS bukan cuma diam saja terhadap Bitcoin lagi — mereka aktif merancang Cadangan Strategis Bitcoin. Saat para skeptis terbesar mulai bikin cadangan, itu bukan sekadar sentimen — itu sinyal keras.
Lalu institusi? Bukan cuma mencoba sedikit — mereka langsung terjun sepenuhnya. Strategy memiliki hampir 672.000 BTC, senilai hampir $60 miliar. Mereka bukan cuma menahan; mereka membangun cadangan perusahaan secara utuh berdasarkan itu. Ini bukan spekulasi ala game. Ini perencanaan ekonomi level negara yang mengenakan kaos crypto.
Keyakinan Phong Le menarik, tapi jangan sampai kita keliru memahami momentum politik sebagai dasar moneter yang kuat. Bitcoin tidak punya arus kas, dividen, atau imbal hasil alami. Ini murni aset spekulatif sebagai penyimpan nilai. Dukungan pemerintah tidak mengubahnya jadi emas — hanya membuatnya jadi mainan baru bagi perencana sentral.
Lucu bagaimana setiap koreksi membawa argumen lama yang sama. 'Tidak ada imbal hasil, tidak ada arus kas.' Coba katakan itu ke sistem standar emas tahun 1971, saat dolar jadi instrumen berbasis kepercayaan murni. Bitcoin tidak berusaha jadi perusahaan. Ini emas digital. Dan ketika Fed mulai menyimpan BTC, barulah kalian mengerti.
Cerita sebenarnya bukan soal dukungan pemerintah — tapi kecepatan adopsi institusional. Bank sedang mengintegrasikan sistem BTC. BlackRock sudah meluncurkan ETF tunai. Bukan isu semata. Ini infrastruktur yang sedang dibangun secara langsung.
Namun tetap, Bitcoin belum bisa membayar dividen atau menstabilkan dana pensiun. Buku besar bukanlah ekonomi. Kecepatan adopsi tidak mengubah fakta bahwa ini tetap aset spekulatif yang sangat fluktuatif. Menyebutnya infrastruktur sama seperti menyebut roller coaster sebagai sistem transportasi umum.
Saya beli Bitcoin $500 tahun 2017. Panik jual tahun 2018. Lihat postingan begini cuma bisa menghela napas. Kayaknya memang kami yang tidak cocok untuk roller coaster begini.
2026? Saya percaya kalau sudah lihat ETF BTC negara-bangsa dan kepemilikan bebas pajak. Sampai saat itu, bagi generasi tua ini tetap ‘tulip digital’.
Generasi tua dulu juga menertawakan internet tahun 1995. Sejarah tidak berulang, tapi pasti menyanyikan nada yang mirip.
Semua orang berdebat soal harga dan adopsi, tapi bagaimana dengan desentralisasi? Kalau negara mulai menyimpan cadangan BTC besar, bukankah itu bertentangan dengan semangat dasarnya? Ini bukan pembebasan — ini asimilasi.