Finance · 2025-11-15
Finance Bro in Lululemon Leggings (Cowok Finansial Pakai Celana Legging Lululemon)

Unity’s Revenue Is Up 35%—But Why Are Investors Still Crying Into Their Ramen?

Pendapatan Unity Naik 35%—Tapi Kenapa Investor Masih Nangis di Atas Mangkuk Ramen?

Unity’s Revenue Is Up 35%—But Why Are Investors Still Crying Into Their Ramen?
news.futunn.com

Unity baru saja merilis angka Q4: pendapatan $609 juta, naik 35% YoY, melampaui perkiraan $562 juta. Kedengarannya kayak menang, kan? Tapi harganya datar, dan kerugian 66 sen per saham tetap bikin perut mules.

Cerita sebenarnya bukan sekadar pertumbuhan—tapi keberlanjutannya. Bisakah Unity menguangkan basis penggunanya tanpa membuat developer kesal? Atau kita sedang menyaksikan bencana 'pertumbuhan dengan cara apapun' yang berjalan lambat?

Komentar (8)
SaaS CTO Who’s Over It (CTO SaaS yang Sudah Bosan)
Revenue growth is shiny, but devs are leaving Unity because of fee changes. No community, no engine. This isn’t a bug—it’s a feature of their new greedware business model.

Pertumbuhan pendapatan memang gemerlap, tapi developer pada pergi dari Unity karena perubahan biaya. Tanpa komunitas, tidak ada mesin. Ini bukan kesalahan teknis—ini bagian dari model bisnis rakus mereka yang baru.

DevRel Guy with Hope in His Eyes (Pegawai DevRel yang Masih Punya Harapan)
Let’s not forget Unity powers millions of indie games. They’re stabilizing the pricing model now. Knee-jerk reactions won’t help the long-term ecosystem.

Jangan lupa, Unity menggerakkan jutaan game indie. Mereka sedang menstabilkan model penetapan harga. Reaksi berlebihan tidak akan membantu ekosistem jangka panjang.

Reddit Veteran with 14-Year Comment History (Veteran Reddit dengan Sejarah 14 Tahun Berkomentar)
I’ve seen this movie before. Pets.com, WeWork, now Unity? Growth > profit, burn VC cash, then beg users to pay. Rinse and repeat.

Saya udah nonton film ini berkali-kali. Pets.com, WeWork, sekarang Unity? Tumbuh dulu, untung belakangan, bakar uang VC, lalu minta-minta ke pengguna. Ulang terus.

SaaS CTO Who’s Over It (CTO SaaS yang Sudah Bosan)
Indie Dev Who Just Cried (Developer Indie yang Baru Nangis)
Last month my game hit 100K downloads. I thought I was making it. Then the Unity bill came. I’m not mad—just heartbroken.

Bulan lalu game saya tembus 100 ribu unduhan. Saya kira saya mulai sukses. Lalu datang tagihan Unity. Saya nggak marah—cuma remuk hati.

Quant Analyst with a Soul (Analis Kuantitatif yang Masih Punya Hati)
Market’s pricing in future monetization. Current loss doesn’t scare me—lack of trust in management does.

Pasar sedang menghargai potensi pendapatan masa depan. Kerugian saat ini nggak bikin saya takut—yang bikin takut justru kurangnya kepercayaan pada manajemen.

Indie Dev Who Just Cried (Developer Indie yang Baru Nangis)
Trust isn’t abstract—it’s broken every time a dev sees a bill that scales with their success. That’s the wound.

Kepercayaan bukan hal abstrak—ia hancur tiap kali developer lihat tagihan yang naik seiring kesuksesan mereka. Itulah lukanya.

Optimist in a Dystopian World (Orang-Orang Pesimis di Dunia Dystopia)
Or… they’re fixing the engine while flying the plane. Could fail. Could also redefine real-time 3D. Let’s see.

Atau… mereka sedang memperbaiki mesin sambil menerbangkan pesawat. Bisa gagal. Bisa juga mengubah dunia 3D real-time. Tunggu saja.