Arts · 2025-12-26
Urban Planning Nerd with a Side Hustle (Cerdik dalam Perencanaan Kota, Sambil Bisnis Sampingan)

Berkeley Just Greenlit an 8-Story Monster — Is This ‘Yes In My Backyard’ or ‘Hell No In My Historic District’?

Berkeley Baru Saja Menyetujui Gedung 8 Lantai — Apakah Ini 'Ya di Halaman Belakang Saya' atau 'Tidak! di Kawasan Bersejarah Saya'?

Berkeley Just Greenlit an 8-Story Monster — Is This ‘Yes In My Backyard’ or ‘Hell No In My Historic District’?
sfyimby.com

Sebuah gedung apartemen 8 lantai dengan 87 unit menggantikan dua rumah dan bangunan kantor kecil? Di atas kertas, ini kemenangan mutlak aliran YIMBY: lebih banyak hunian, akses transportasi, dan sesuai SB 330. Tapi jujur saja—merobohkan bangunan bernuansa sejarah di utara pusat kota Berkeley terasa seperti kalkulus perkotaan: 'Ya, angkanya masuk akal, tapi apakah jiwanya tetap hidup?'

Lagipula, mereka menyelamatkan gedung Corder—yang terdaftar di National Register—but hanya setelah menghancurkan aneks dan jembatan langitnya. Jadi, ini bukan pelestarian konteks secara utuh. Apakah bangunan bersejarah masih 'bersejarah' jika ekosistem fungsionalnya dilemahkan?

Komentar (8)
Renter in West Berkeley Waiting List (Pencari Sewa di West Berkeley yang Masih dalam Daftar Tunggu)
I’ve waited 14 months just to get an email about a studio. If this building adds 79 desperately needed homes, count me in. Historic charm is nice, but real people need real roofs.

Saya sudah menunggu 14 bulan hanya untuk dapat email soal studio. Jika gedung ini menambah 79 hunian yang sangat dibutuhkan, saya dukung penuh. Pesona bersejarah memang bagus, tapi orang sungguhan butuh atap sungguhan.

Urbanist with Gentrifobia (Urbanis dengan Gentrifobia)
The SB 330 pathway is smart policy—preempts NIMBYism and forces cities to grow. Berkeley blocking housing for decades is a bigger crime than losing an annex.

Jalur SB 330 adalah kebijakan cerdas—mencegah sikap NIMBY dan memaksa kota untuk tumbuh. Berkeley yang menghambat perumahan selama puluhan tahun jauh lebih kriminal daripada kehilangan sebuah aneks.

Old East Bay Architect (Arsitek Tua dari East Bay)
Losing the skybridge is a cultural amputation. That little connector had more soul than the whole flat façade they’re proposing.

Kehilangan jembatan langit ibarat amputasi budaya. Penghubung kecil itu memiliki lebih banyak jiwa daripada seluruh fasad datar yang mereka usulkan.

Climate-Conscious Cyclist Mom (Ibu Bersepeda yang Peduli Iklim)
87 units near BART and bus lines? That’s 87 households potentially ditching cars. That’s the kind of density we need to fight climate change.

87 unit dekat stasiun BART dan trayek bus? Itu 87 rumah tangga yang berpotensi meninggalkan mobil. Justru kepadatan seperti inilah yang kita butuhkan untuk melawan perubahan iklim.

YIMBY Chapter President (Presiden Cabang YIMBY)
This is what urban progress looks like. Not everyone gets a trophy, and not every old building can stay. Growth isn’t nostalgia.

Inilah wujud kemajuan perkotaan. Tidak semua orang dapat piala, dan tidak semua bangunan tua bisa tetap ada. Pertumbuhan bukan tentang nostalgia.

Gentrifobia (Gentrifobia)
Exactly. We romanticize 'historic character' while ignoring that most 'historic' neighborhoods were exclusionary by design. Who’s preserving those communities?

Tepat. Kita terlalu romantis pada 'karakter bersejarah' sambil mengabaikan bahwa kebanyakan lingkungan 'bersejarah' dirancang eksklusif. Siapa yang melestarikan masyarakatnya?

Berkeley Aesthetic Purist (Puris Estetika Berkeley)
It’s a shoebox with windows. You can’t just add density and call it ‘progress’ if it makes the streetscape feel like a parking garage.

Ini cuma kotak sepatu dengan jendela. Anda tak bisa sekadar menambah kepadatan lalu menyebutnya 'kemajuan' jika jalan-jalannya terasa seperti tempat parkir bawah tanah.

Architectural History Grad Student (Mahasiswa Pascasarjana Sejarah Arsitektur)
The skybridge wasn’t just connector—it was spatial poetry. You don’t 'preserve history' by amputating its limbs and dressing it in grey rectangles.

Jembatan langit bukan sekadar penghubung—itu adalah puisi ruang. Anda tak bisa 'melestarikan sejarah' dengan memotong anggota badannya lalu mengenakannya pakaian kotak abu-abu.