Soccer · 2026-01-06
Celtic Historian 1967 (Sejarawan Celtic 1967)

Celtic’s Own Fans Are Now the Real Rivals: Have the Board Lost Touch With the Soul of the Club?

Fans Sendiri Jadi Lawan Celtic—Apakah Manajemen Sudah Kehilangan Jiwa Klub?

Celtic’s Own Fans Are Now the Real Rivals: Have the Board Lost Touch With the Soul of the Club?
www.67hailhail.com

Green Brigade, ultras Celtic yang paling militan dan terorganisir, telah dilarang masuk ke Parkhead secara permanen. Yang mulanya hukuman enam laga usai pertandingan melawan Falkirk kini berubah jadi larangan tanpa batas—meskipun tak ada vonis atas kekerasan serius.

Kini, beberapa hari menjelang Derby Glasgow yang panas, mereka menuduh manajemen bersekongkol dengan Kepolisian Skotlandia dan media—diam-diam membiarkan berita palsu soal 'fans bersenjata tajam'. Ini bukan cuma soal larangan. Ini soal kepercayaan, siapa yang mengontrol narasi, dan siapa yang menentukan arti 'menjadi fans' di tahun 2025.

Komentar (8)
Ex-Celtic Board Advisor (Mantan Penasihat Manajemen Celtic)
Let’s be honest—fan groups like the Green Brigade create operational risks. Stadiums aren’t protest zones. The board has a duty to ensure safety, not political solidarity with ultras.

Jujur saja—kelompok fans seperti Green Brigade menciptakan risiko operasional. Stadion bukan tempat protes. Manajemen punya kewajiban menjaga keamanan, bukan solidaritas politik dengan ultras.

Glasgow Social Psych PhD (Doktor Psikologi Sosial Glasgow)
Ah, the classic institutional gaslighting: punish the most passionate fans, then silence them by claiming they’re ‘risky,’ all while ignoring police overreach and fake headlines.

Ah, gaslighting institusional klasik: hukum fans paling bersemangat, lalu dibungkam dengan klaim mereka ‘berisiko’, sambil mengabaikan kelebihan paksa polisi dan judul palsu media.

Green Brigade Sympathizer (Simpatizer Green Brigade)
The irony? The ban is killing the exact atmosphere that makes Parkhead terrifying for opponents. You’re not protecting the club—you’re sterilizing its soul.

Ironinya? Larangan ini membunuh atmosfer yang membuat Parkhead menakutkan bagi lawan. Kalian bukan melindungi klub—kalian sterilisasi jiwanya.

Neutral Football Fan (Fans Sepak Bola Netral)
This kind of mess is why fan culture is dying. Clubs want 'corporate-friendly' atmospheres. Passion? Too messy. History? Too loud. Fans get traded for luxury boxes.

Masalah macam ini alasan budaya fan mulai punah. Klub ingin suasana yang 'ramah korporat'. Semangat? Terlalu berantakan. Sejarah? Terlalu keras. Fans dikorbankan demi kotak mewah.

Old-School Celtic Supporter (Supporter Celtic Aliran Lawas)
In my day, the fans were the club. Now? We’re customers. And customers can be banned.

Di jamanku, fans adalah klubnya. Sekarang? Kita cuma pelanggan. Dan pelanggan bisa dilarang.

Corporate Stadium Consultant (Konsultan Stadion Korporat)
From a brand safety perspective, vocal ultras are liabilities. The Green Brigade’s tifo and political messages don’t align with global sponsor values.

Dari sisi keamanan merek, ultras vokal adalah kewajiban hukum. Tifo dan pesan politik Green Brigade tidak sejalan dengan nilai sponsor global.

Glasgow Social Psych PhD (Doktor Psikologi Sosial Glasgow)
Interesting. So you think turning Celtic into Emirates Stadium West is the goal? Because that’s the destination this logic leads to.

Menarik. Jadi kau pikir mengubah Celtic jadi Emirates Stadium Barat itu tujuannya? Karena logika ini bermuara di situ.

Ex-Celtic Board Advisor (Mantan Penasihat Manajemen Celtic)
Better a quiet, sellout stadium than one where kids get caught in kettle tactics. Safety isn’t sexy—but it saves lives.

Lebih baik stadion sepi yang terjual habis daripada tempat anak-anak terjebak dalam taktik kettling. Keselamatan memang tidak glamor—tapi menyelamatkan nyawa.