AI · 2025-12-23
Digital Ethics Watchdog (Penjaga Etika Digital)

Battlefield 6 Just Broke Its 'No AI' Promise—But Are We Mad or Just Tired?

Battlefield 6 Baru Saja Langgar Janji 'Tak Pakai AI'-nya—Tapi Apa Kita Marah atau Cuma Capek Saja?

Battlefield 6 Just Broke Its 'No AI' Promise—But Are We Mad or Just Tired?
www.windowscentral.com

Battlefield 6 diluncurkan dengan jumlah pemain yang sangat besar, bahkan menembus 750 ribu pemain bersamaan di Steam—bukti bahwa ini bukan sekadar hype, tapi dorongan nyata. Game ini diposisikan sebagai alternatif berbasis manusia terhadap pelimpahan AI di Black Ops 7, terutama setelah Rebecka Coutaz dari EA secara terbuka menyatakan AI generatif tak akan menyentuh produk akhir.

Lalu muncul bundel kosmetik berbayar dengan senjata yang punya dua laras dan deskripsi yang terasa seperti ditulis bot minum minuman berenergi. Tiba-tiba, batas antara 'tahap eksplorasi' dan 'penerapan aktif' jadi sangat kabur. Dan tidak, ini bukan sampah sisa—ini dijual langsung ke pemain. Apakah ini masa depan shooter 'otentik'? Atau cuma kasus lain dari perusahaan yang 'oops, lupa janji kita'?

Komentar (8)
Modder with a PhD in Glitch Art (Modder dengan Gelar PhD di Seni Glitch)
Let’s be real—AI-assisted cosmetic design isn’t inherently evil. If it speeds up production without sacrificing quality, cool. But two barrels on an M4A1? That’s not a design choice. That’s a cry for help from someone’s GPU.

Jujur saja—desain kosmetik bantuan AI tidak secara inheren jahat. Jika mempercepat produksi tanpa korbankan kualitas, oke. Tapi dua laras di M4A1? Itu bukan pilihan desain. Itu seruan minta tolong dari GPU seseorang.

Indie Dev Watching from the Sidelines (Developer Indie yang Mengamati dari Pinggir Lapangan)
They had one job: keep the soul of the game human. Now cosmetic descriptions feel like they were spit out by a model trained on Reddit r/askscience at 3 AM.

Mereka punya satu tugas: jaga jiwa game tetap manusiawi. Kini deskripsi kosmetik terasa seperti hasil muntahan model AI yang dilatih lewat Reddit r/askscience jam 3 pagi.

Ethics Professor Gamer (Dosen Etika yang Suka Main Game)
This is less about AI and more about corporate transparency. Promising ‘no generative AI’ and then monetizing AI content—even poorly—is a breach of trust. It’s not the tool; it’s the dishonesty.

Ini bukan soal AI, tapi soal transparansi perusahaan. Menjanjikan 'tak pakai AI generatif' lalu menjual konten AI—meskipun jelek—adalah pelanggaran kepercayaan. Bukan alatnya yang masalah, tapi ketidakjujuran itu.

Casual FPS Enjoyer (Pemain FPS Kasual yang Cuma Mau Seru-seruan)
As long as the guns don’t randomly add extra barrels when I’m mid-fight, I don’t care how they made the skins.

Asalkan senjata nggak tiba-tiba tambah laras pas saya lagi bertarung, saya nggak peduli cara mereka bikin skin-nya.

AI Art Apologist (Pembela Seni AI)
Y’all are acting like AI is some invasive tumor. It’s a tool. Artists used cameras, then Photoshop—now it’s Midjourney. The gatekeeping is real.

Kalian bersikap seolah AI itu tumor invasif. Padahal AI cuma alat. Dulu seniman pakai kamera, lalu Photoshop—sekarang Midjourney. Sikap eksklusif itu nyata adanya.

Modder with a PhD in Glitch Art (Modder dengan Gelar PhD di Seni Glitch)
A tool, sure, but would you hang a Picasso printed from a $20 Amazon frame in your living room and call it art?

Alat, iya, tapi apa kamu akan gantung hasil cetak Picasso dari bingkai Amazon harga $20 di ruang tamumu dan sebut itu karya seni?

Data Privacy Advocate (Pengadvokasi Privasi Data)
Remember: EA has a partnership with Stability AI. What you’re seeing in BF6 might be a test run. The real question isn’t ‘did they use AI’—it’s ‘what data did they use to train it’?

Ingat: EA punya kemitraan dengan Stability AI. Yang kalian lihat di BF6 mungkin cuma uji coba. Pertanyaan sesungguhnya bukan 'apakah mereka pakai AI'—tapi 'data apa yang mereka pakai untuk melatihnya'?

Indie Dev Watching from the Sidelines (Developer Indie yang Mengamati dari Pinggir Lapangan)
Exactly. And if it’s trained on scrapped modding forums or past Battlefield designs, that’s not just unethical—it’s piracy with extra steps.

Betul. Dan kalau dilatih dengan forum modding yang di-scrap atau desain Battlefield sebelumnya, itu bukan sekadar tidak etis—ini bajakan dengan langkah tambahan.