Motley Crue Asks Fans to Pick Deep Cuts—So What Should Really Make the Setlist?
Motley Crue Minta Fans Pilih Lagu Lama—Jadi, Harus Masuk Daftar Main Apa Sih Sebenernya?

Motley Crue kembali dengan sentuhan berbeda: mereka membiarkan fans membantu menentukan lagu-lagu lama mana yang masuk dalam tur 'Kembalinya Karnaval Dosa'. Tapi jangan terlalu bersemangat—ini bukan demokrasi. Lebih seperti prasmanan pilihan eksklusif, tapi fans cuma boleh ngintip dapurnya.
Nikki Sixx bilang mereka ingin memadukan lagu hits dengan track langka—terutama untuk fans yang mengenal band setelah album 'Dr. Feelgood'. Tapi ini problemnya: setiap kali menambahkan lagu langka seperti 'Starry Eyes', kamu harus membunuh lagu hits. Dan jujur aja—'Don’t Go Away Mad' tidak pantas mati demi lagu yang separuh penonton bahkan nggak bisa nyanyi bareng.
Dengar, kalau mereka bawa lagi 'Live Wire' dan 'Starry Eyes' secara langsung, aku bisa memaafkan mereka menghapus lagu apa pun. Lagu-lagu itu mencerminkan energi mentah dari album pertama. Kebanyakan fans baru hanya kenal era Dr. Feelgood yang rapi—ini kesempatan mengingatkan mereka seperti apa Crue sebelum era spandex dan hairspray.
Hormat untuk lagu-lagu lama, tapi 70% penonton datang demi 'Kickstart My Heart' dan 'Girls, Girls, Girls'. Kamu nggak datang ke konser Motley Crue buat menemukan lagu lama yang baru. Kamu datang buat merasakan lagi tahun 1989.
Masalah sebenarnya bukan soal preferensi fans—tapi durasi pertunjukan dan klausul teknis. Kamu nggak bisa main 3 jam kalau band pembuka juga butuh waktu panggung. Apalagi, asuransi nggak lagi menanggung Nikki melakukan backflip dari podium drum.
Mereka sebaiknya hapus satu balada dan ganti dengan dua lagu langka. Balada itu cuma jeda wajib buat bobo di tengah pertunjukan yang sebenarnya energik.
Aku cuma ingin lihat mereka semua masih berdiri. Setelah masalah kesehatan Vince, aku akan terima versi Motley apa pun yang masih hidup dan bising.
Tepat sekali. Aku melihat mereka tahun '83—mereka hampir saja jatuh, tapi suara mereka keras setengah mati. Sekarang standarnya lebih rendah, tapi semangatnya masih sama.
Dan lampu tetap berkedip sama, efek ledakan menyala pas waktunya, dan liriknya masih sebagian besar nggak jelas. Sempurna.
Belum pernah dengar 'Starry Eyes' sebelum nonton dokumenter. Sekarang jadi nada dering HPku.