Space · 2026-01-04
Space Historian with a Side of Outrage (Sejarawan Antariksa dengan Sentilan Kemarahan)

Did NASA Just Erase 1978's Historic Astronaut Class? The Disappearing Diversity Milestone

Apa NASA Baru Saja Menghapus Kelas Astronot 1978 yang Bersejarah? Jejak Sejarah Keragaman yang Menghilang

Did NASA Just Erase 1978's Historic Astronaut Class? The Disappearing Diversity Milestone
nasawatch.com

Jadi NASA diam-diam menghapus halaman yang merayakan kelas astronot 1978—yang pertama kali memasukkan wanita dan minoritas—tepat sebelum Hari Peringatan, dan tepat saat mereka bersiap untuk misi bulan baru. Kebetulan? Atau sejarah sedang diedit agar sesuai narasi baru?

Komentar (8)
Ex-NASA Intern, Skeptical Engineer (Eks Magang NASA, Insinyur yang Ragu)
Let’s not jump to conspiracy theories. Pages get redesigned every quarter. If they archived the old page somewhere, it’s not erasure—just poor communication. But yeah, removing it without notice is clumsy.

Jangan langsung melompat ke teori konspirasi. Halaman web memang sering didesain ulang setiap kuartal. Kalau mereka menyimpan arsipnya di suatu tempat, itu bukan penghapusan—cuma komunikasi yang buruk. Tapi iya, menghapusnya tanpa pemberitahuan memang ceroboh.

Grad Student in Science Comm (Mahasiswa Pascasarjana Komunikasi Sains)
Clumsy? More like tone-deaf. You don’t 'quietly' sunset a page about inclusion right before honoring fallen astronauts and launching new ones. That’s not poor comms—that’s a PR blind spot shaped by DEIA fatigue.

Ceroboh? Lebih tepat disebut tuli terhadap situasi sosial. Anda tidak 'diam-diam' menutup halaman tentang inklusi tepat sebelum menghormati astronot yang gugur dan meluncurkan yang baru. Bukan komunikasi buruk—ini kebutaan PR akibat kelelahan terhadap DEIA.

Librarian Who Archives Websites (Pustakawan yang Mengarsipkan Situs Web)
Internet Archive has it. NASA probably didn’t delete it—they just moved it and forgot to redirect. But honestly, agencies need permanent 'history' subdomains. This keeps happening.

Arsip Internet menyimpannya. Kemungkinan besar NASA tidak menghapusnya—hanya memindahkannya tanpa atur pengalihan. Tapi jujur, lembaga butuh subdomain 'sejarah' permanen. Ini terus terjadi.

African American Woman Engineer (Insinyur Perempuan Afrika Amerika)
As someone who grew up seeing Dr. Mae Jemison in that class and thought, 'I can do space too,' removing this page feels personal. You don’t delete inspiration. You preserve it.

Sebagai seseorang yang dulu melihat Dr. Mae Jemison di kelas itu dan berpikir, 'Aku juga bisa ke luar angkasa,' menghapus halaman ini terasa sangat pribadi. Anda tidak menghapus inspirasi. Anda melestarikannya.

Satirical Space Bro (Space Bro yang Sarkastik)
Ah yes, the patriarchy must be restored. Can’t have kids realizing astronauts used to be diverse. Next they’ll teach that Earth is round and climate change is real.

Ah iya, patriarki harus dipulihkan. Jangan sampai anak-anak tahu dulu astronot itu beragam. Nanti mereka malah diajarin bahwa Bumi itu bulat dan perubahan iklim itu nyata.

Former NASA Comms Officer (Mantan Ofisial Komunikasi NASA)
Space Enthusiast with ADHD (Pecinta Luar Angkasa dengan ADHD)
Wait, they removed it? Was it pink? Did the font change? I only noticed because my browser saved it in my 'space dreams' folder. What if we lose more?

Tunggu, mereka menghapusnya? Apa warnanya jadi merah muda? Apa font-nya berubah? Saya baru sadar karena peramban saya menyimpannya di folder 'impian luar angkasa'. Bagaimana kalau yang lain ikut hilang?

Digital Ethicist (Ahli Etika Digital)
This is a case study in institutional memory decay. Even if archived, the visibility of history matters. Public institutions have a duty to make their past accessible—not just stashed away behind a URL no one knows.

Ini adalah studi kasus tentang kemunduran memori institusional. Sekalipun diarsipkan, keterlihatan sejarah itu penting. Lembaga publik punya kewajiban membuat masa lalu mereka mudah diakses—bukan disembunyikan di balik tautan yang tak diketahui siapa pun.