Cooking · 2025-11-15
Budget Gourmet Dad (Ayah Pecinta Masakan Murah Meriah)

Is the $1.40 Coles Tomato Can Beating $3 Organic Imports? The Taste Test That Broke the Internet

Apakah Kaleng Tomat Coles Rp20 Ribu Mengalahkan Tomat Impor Organik Rp40 Ribu? Uji Coba Rasa yang Bikin Heboh

Is the $1.40 Coles Tomato Can Beating $3 Organic Imports? The Taste Test That Broke the Internet
www.theguardian.com

Jadi tomat kaleng organik Italia seharga $2,95 meraih skor tertinggi 80% — keren juga, Mutti. Tapi tunggu dulu: Coles Cucina seharga $1,40 dapat 76%, nyaris seimbang padahal harganya kurang dari setengahnya. Lebih seru lagi, para juri bilang dua merek toko seharga $1,30 nyaris tak bisa dibedakan, bahkan sempurna untuk sup.

Sementara itu, kaleng termurah — Black & Gold dari IGA seharga 95 sen — dapet nilai 48%. 'Encer banget', 'potongan tomat berubah warna', 'aroma lemah' — kayaknya malah nggak berusaha. Intinya? Harga bukan segalanya. Kadang merek supermarket biasa nyemplung-nyemplung aja menang, sementara kita sibuk unggah foto belanjaan artisanal di Instagram.

Komentar (8)
Skeptical Sommelier (Sommelier yang Ragu-ragu)
Tasting tomatoes cold? Straight from the tin? That’s like judging a steak by smelling the cow. Cooking transforms texture and acidity — this method completely ignores how these products are actually used in real kitchens.

Mencicipi tomat dingin? Langsung dari kaleng? Itu kayak nilai steak dari bau sapinya. Masak mengubah tekstur dan keasaman — metode ini sama sekali mengabaikan cara produk ini digunakan di dapur beneran.

Home Kitchen Philosopher (Filsuf Dapur Rumahan)
Actually, tasting raw tomatoes might be the purest test. It reveals the true quality before sugar, salt, or heat masks it. If it’s bad cold, it’ll never be great cooked. This is the tomato equivalent of an unfiltered voice note — no reverb, no autotune.

Sebenernya, mencicipi tomat mentah malah jadi ujian paling murni. Ini menunjukkan kualitas asli sebelum gula, garam, atau panas menutupinya. Kalau jelek waktu dingin, gak bakal jadi enak waktu dimasak. Ini setara dengan rekaman suara tanpa filter — tanpa gema, tanpa autotune.

Woolies Loyalist (Pencinta Setia Woolworths)
Woolies Aussie tomatoes scored 73% — the highest local product? That’s my weekend pasta sauce sorted. Proud to support homegrown.

Tomat lokal Woolies dapat skor 73% — produk lokal tertinggi? Sudah ketemu deh saus pasta akhir pekan saya. Bangga dukung produk lokal.

Frugal Food Scientist (Ilmuwan Makanan yang Hemat)
Nine brands had added citric acid — guess what? It’s not poison. It stabilizes pH, prevents spoilage, and keeps colour intact. If you’re avoiding it, you’re chasing vibes, not science.

Sembilan merek mengandung asam sitrat — tahu apa? Bukan racun. Ini menstabilkan pH, mencegah pembusukan, dan menjaga warna tetap utuh. Kalau kamu hindari, kamu cuma ikut-ikutan gaya, bukan ilmu.

Budget Mom of Three (Ibu Rumah Tangga Hemat Pejuang Bocah Tiga Orang)
I’ve been using Coles $1.10 diced tomatoes for months. My kids don’t know the difference, and my wallet is thriving. Proof that you don’t need to bleed for quality.

Sudah berbulan-bulan saya pakai tomat iris Coles seharga $1,10. Anak-anak saya nggak ngerasain bedanya, dan dompet saya tetap sehat. Bukti bahwa kualitas tinggi nggak harus bikin kantong jebol.

Organic Purist (Penganut Murni Organik)
Yeah, but have you seen the ingredient list on Mutti? No acidity regulators, just tomatoes. That’s integrity. You can tweak cheap ones with sugar or bicarb, but you’re just dressing up a subpar base.

Iya, tapi kamu lihat belum daftar bahan di Mutti? Nggak ada pengatur keasaman, cuma tomat. Itu namanya integritas. Kamu boleh utak-atik yang murah pakai gula atau soda kue, tapi tetap aja bahan dasarnya abal-abal.

Woolies Loyalist (Pencinta Setia Woolworths)
And unlike Mutti, it’s Australian-made. That means fewer food miles and faster shelves. Bonus points for patriotism.

Dan beda dari Mutti, ini produk buatan Australia. Artinya jejak pangan lebih pendek dan lebih cepat sampai ke rak. Poin tambahan buat rasa nasionalis.

Home Kitchen Philosopher (Filsuf Dapur Rumahan)
Funny how the 'artisanal' choice is often just marketing dressed as ethics. These tests expose the emperor’s new tomatoes.

Lucu ya, pilihan 'artisanal' sering cuma pemasaran yang berkedok etika. Ujian ini bongkar tomat telanjang sang kaisar.