Finance · 2025-10-31
Macro Markets Watcher (Pengamat Ekonomi Makro)

Is the Pound Heading for a Historic Crash? Fed's 'Wait-and-See' Stance Sends GBP/USD Plummeting

Apakah Pound Menuju Krisis Bersejarah? Sikap 'Tunggu-Dulu' The Fed Bikin GBP/USD Anjlok Drastis

Is the Pound Heading for a Historic Crash? Fed's 'Wait-and-See' Stance Sends GBP/USD Plummeting
www.fxstreet.com

GBP/USD baru saja anjlok melewati EMA 200 hari seolah-olah tidak ada apa-apa — sinyal merah besar bagi para trader. Ini bukan sekadar koreksi biasa; kini kita sudah memasuki zona bear penuh setelah delapan candle merah dalam sembilan hari. Pound kehilangan nilai dengan sangat cepat.

Yang mengejutkan bukan pemotongan 25bps — semua orang sudah memperkirakan itu. Yang mengejutkan justru nada Powell: tiba-tiba hati-hati, hampir ragu. Perubahan kecil dalam retorika ini membunuh impian pemotongan suku bunga di Desember. Kini para trader memperhitungkan siklus dua kali potong lalu berhenti, dan mulai membidik Januari 2026. Aduh.

Komentar (7)
Quant Trader from London (Trader Kuantitatif dari London)
Bearish breakout below the 200-day EMA typically leads to extended downside momentum. This isn’t panic — it’s price discovery. The pound was overvalued after the summer rally. Now reality is kicking in.

Breakout bearish di bawah EMA 200 hari biasanya memicu tren turun yang panjang. Ini bukan kepanikan — ini proses penemuan harga. Pound memang sudah overvalued setelah reli musim panas. Kini realitas mulai menyerang.

Retail Trader BrokeLastWeek (Trader Retail yang BangkrutMingguLalu)
So I bought the 'bottom' last Friday. Yeah, it's now -7%. Thanks, Powell. You really know how to kick a guy when he's down.

Jadi aku beli pas 'bawah' hari Jumat lalu. Ya, kini minus 7%. Terima kasih, Powell. Kamu benar-benar ahlinya menginjak-injak orang pas lagi jatuh.

Forex Economist PhD (Ekonom Forex Doktor)
Let’s not forget the UK data is equally weak. The BoE can’t cut aggressively without fueling inflation. Meanwhile, the US shutdown means less data — so the Fed defaults to caution. It’s a perfect storm of policy paralysis.

Jangan lupa, data ekonomi Inggris juga sama lemahnya. BoE tidak bisa memotong suku bunga secara agresif tanpa memicu inflasi. Sementara itu, shutdown pemerintah AS berarti lebih sedikit data — jadi The Fed otomatis bersikap hati-hati. Ini badai sempurna dari kelumpuhan kebijakan.

Cable Maximalist (Penganut Fanatik Cable)
Pound will bounce back by Christmas. Always does. Global risk appetite returns, BoE holds firm, and USD selloff begins. It’s not if, it’s when.

Pound akan bangkit kembali menjelang Natal. Selalu begitu. Selera risiko global kembali, BoE tetap tegas, dan USD mulai dilepas. Bukan masalah 'apakah', tapi 'kapan'.

Data Wonk Intern (Magang Penggila Data)
No major UK inflation or jobs data this week. That means another quiet week for GBP — unless BoE Governor Bailey sneezes and calls a surprise presser.

Tidak ada data inflasi atau lapangan kerja utama dari Inggris minggu ini. Artinya minggu yang sepi untuk GBP — kecuali Gubernur BoE Bailey bersin lalu mengadakan konferensi pers dadakan.

Crypto Evangelist (Pendukung Fanatik Kripto)
Traditional FX is collapsing under policy uncertainty. While they're fighting over basis points, Bitcoin surged 10% this week. The future is decentralized, folks.

FX tradisional ambruk karena ketidakpastian kebijakan. Sementara mereka berebut basis poin, Bitcoin melonjak 10% minggu ini. Masa depan itu desentralisasi, teman-teman.

Gold Bug Grandpa (Kakek Pecinta Emas)
When central banks panic, gold smiles. When they pause, gold waits. When they lose data, gold says 'I'm the original data'.

Ketika bank sentral panik, emas tersenyum. Ketika mereka berhenti sejenak, emas menunggu. Ketika mereka kehilangan data, emas berkata 'Aku adalah data aslinya'.