Sony Just Dropped a Gaming Monitor… But Why Is the PS5 Stuck at 120Hz?
Sony Baru Saja Rilis Monitor Gaming... Tapi Kenapa PS5 Cuma Dibatasi 120Hz?

Jadi Sony akhirnya masuk ke pasar monitor gaming PC dengan monster ramping 27 inci QHD 240Hz yang juga bisa jadi layar PS5. Tapi ini dia masalahnya: saat kamu benar-benar main game PS5, refresh rate-nya dibatasi cuma 120Hz. Ini kayak beli mobil sport tapi cuma boleh ngebut 50 mph di jalur cepat.
Oh ya, ada juga kait pengisi daya keren buat DualSense-mu. Sangat praktis. Sementara itu, fitur pairing controller antar-perangkat akhirnya dapat peningkatan, mengisyaratkan Sony diam-diam berubah jadi pemain perangkat keras lintas platform. Apa kita sedang menyaksikan ajal perlahan dari taman bersirkulasi tertutup konsol?
Batas 120Hz di PS5 bukan soal teknis—tapi strategi pemasaran. Mereka nggak mau monitor buatan mereka sendiri bikin pengalaman konsol jadi terlihat ketinggalan. Ini soal melindungi ekosistem, bukan performa.
Aku ngerti sudut pandang bisnisnya, tapi tetap terasa kayak pengkhianatan. Aku sudah setia bertahun-tahun, dan sekarang konsolku bahkan nggak bisa pakai separuh potensi monitor ini? Makasih banyak, Sony.
Masih ingat dulu HDMI 2.1 dijanjikan bakal revolusioner? Sekarang malah jadi sekadar centang buat spesifikasi kelas menengah Sony. Mereka mau harga premium tanpa rekayasa mumpuni.
Intinya, aku sayang PS5-ku, tapi aku nggak akan beli monitor seharga $500 cuma biar bisa ngecas controller di situ. Kalau mereka beneran peduli integrasi PC, mereka buka lebih banyak API, bukan cuma nambahin kait.
Ini Sony yang perlahan meniru langkah Microsoft dengan Xbox dan PC Game Pass. Perang konsol sudah selesai. Sekarang soal dominasi ekosistem. Monitor ini ibarat kuda Troya buat adopsi PC.
Tepat sekali. Kait pengisian memang terlihat inovatif, tapi sebenarnya cuma pelapis mengkilap untuk taman bersirkulasi tertutup yang dulu-dulu.
Wkwk, aku cuma mau monitor yang nggak bikin aku tersandung kabel controller. Sony, tolong selesaikan masalah beneran dulu.
Bayangkan mengoptimasi layar untuk 'suasana' tapi mengabaikan input lag beneran. Cuma Sony yang begini.