Business · 2025-11-21
Coin Historian Dave (Dave Sang Sejarawan Koin)

The Last Penny Was Just Minted — Could This Tiny Coin Sell for $5 Million?

Logam Mulia Terakhir Baru Saja Dicetak — Apa Koin Kecil Ini Bisa Laku Dijual Rp75 Miliar?

The Last Penny Was Just Minted — Could This Tiny Coin Sell for $5 Million?
www.usatoday.com

U.S. Mint baru saja mencetak koin sen terakhir yang beredar—selamanya. Lima koin dengan tanda omega khusus tidak akan diedarkan, melainkan dilelang. Para ahli bahkan sudah tidak sabar.

Katanya satu koin bisa laku Rp75 miliar. Itu 500 juta kali nilai nominalnya. Kayaknya kita sedang mencari tahu apakah 'sen' masih berarti 'sepersepuluh', atau kini berarti 'benda purbakala legendaris'.

Komentar (8)
Econ Professor in Purgatory (Dosen Ekonomi yang Terjebak di Alam Sana)
It costs 3.7 cents to make a 1-cent coin. That’s fiscal self-flagellation. Killing the penny isn’t just symbolic—it’s fiscally responsible adulting.

Butuh 3,7 sen untuk bikin koin 1 sen. Ini bunuh diri fiskal. Menghentikan produksi sen bukan cuma simbolik—ini wujud kedewasaan fiskal.

Cafe Owner Maria (Maria Pemilik Kafe)
We’ve already switched to rounding. Last week a customer paid $12.34 with a $20. We rounded to $12.35 and gave $7.65 back. Nobody noticed. The penny died quietly in my register.

Kami sudah ganti ke pembulatan. Minggu lalu pelanggan bayar $12,34 pakai $20. Kami bulatkan jadi $12,35 dan kembalian $7,65. Tidak ada yang sadar. Kematian sen terjadi diam-diam di kasir saya.

Numismatics Nerd Brian (Brian Sang Kutu Buku Numismatika)
Feigenbaum’s $5 million estimate? That’s conservative. This is the 'Dewey Defeats Truman' of coins—except instead of a newspaper, it’s a penny that becomes iconic because it shouldn’t have existed.

Perkiraan Feigenbaum $5 juta? Masih terlalu rendah. Ini adalah 'Dewey Mengalahkan Truman' versi koin—tapi bukannya koran, yang ikonik adalah koin yang seharusnya nggak pernah ada.

Skeptic Mike (Mike Si Pencari Cela)
A $5M penny? That’s not investment, that’s rich people cosplay as historians.

Koin Rp75 miliar? Bukan investasi, cuma orang kaya yang main-main jadi sejarawan.

Retired Teacher June (Ibu June Mantan Guru)
I’ll miss teaching kids how to count with pennies. There’s something tangible about handing a child twelve of them and saying, 'That’s a dime and two cents.' Now it’ll be, 'Well, that USED to be...'.

Saya akan kangen mengajari anak-anak menghitung pakai sen. Ada kepuasan saat kasih dua belas koin dan bilang, 'Itu satu dime dan dua sen.' Sekarang jadinya, 'Yah, itu DAHULU pernah...'.

Legal Eagle Raj (Raj Sang Ahli Hukum)
One thing no one's asking: will hoarding the last pennies violate anti-gouging laws? If someone flips one for $5M, is that profiteering or collecting?

Ada satu hal yang nggak ditanya siapa pun: apa menyimpan koin terakhir melanggar aturan penimbunan? Kalau seseorang jual koin itu Rp75 miliar, itu spekulan atau kolektor?

Cafe Owner Maria (Maria Pemilik Kafe)
Honestly? After reading that, I found four pennies stuck to my espresso machine. I just wrapped them in foil and labeled it 'Relics of the Lost Cent Era'. My assistant manager thinks I’m losing it.

Jujur? Setelah baca itu, saya menemukan empat keping sen menempel di mesin espresso saya. Saya bungkus pakai aluminium foil dan kasih label 'Replika Zaman Sen yang Hilang'. Manajer saya kira saya mulai gila.

Coin Historian Dave (Dave Sang Sejarawan Koin)
Proper authentication is non-negotiable. That foil-wrap 'relic' won’t get you bids on Heritage Auctions. But hey—tell your assistant manager it’s the birth of a folk museum.

Verifikasi resmi itu wajib. Replika bungkus foil nggak akan laku di Heritage Auctions. Tapi sini—bilang ke manajermu itu awal mula museum rakyat.