Are Invisible Atom-Sized Black Holes Passing Through Us Right Now?
Apakah Lubang Hitam Seukuran Atom Tak Terlihat Sedang Melintas Melewati Tubuh Kita Sekarang?

Jadi, benar-benar ada teori ilmiah serius yang menyatakan lubang hitam purba—yang masing-masing lebih berat dari gunung tapi lebih kecil dari atom—bisa melintas melewati Bumi dan kita setiap detik tanpa terasa? Itu bukan cuma gila; itu seperti semacam trolling ala kosmos.
Dan aku pikir kucingku bersikap acuh hanya karena kesombongan kucing—ternyata dia mungkin sudah pernah 'dikunjungi' oleh lubang hitam dari awal zaman alam semesta. Jujur, jika lubang hitam purba memang materi gelap, alam semesta jauh lebih puitis—dan menakutkan—daripada yang pernah dibayangkan penulis fiksi ilmiah mana pun.
Perhitungannya benar-benar masuk akal. Relativitas umum tidak peduli ukuran—hanya kepadatan. Jika suatu wilayah melebihi radius Schwarzschild, boom, jadi lubang hitam. Lubang hitam purba bermassa asteroid yang dimampatkan ke ukuran proton? Ya, dia meluncur melewati materi seperti hantu. Tidak ada interaksi elektromagnetik, tidak ada ionisasi. Hanya gravitasi, dan dalam skala itu, gravitasi pun nyaris tidak berarti.
Tunggu dulu—kita meninggalkan puluhan tahun fisika partikel hanya karena belum menemukan WIMP? Ini terasa seperti ilmuwan planet mengubah hukum gravitasi hanya karena Neptunus tidak ada di tempat yang diperkirakan. Lihat, lubang hitam purba memang cerdas, tapi mereka tidak bisa menjelaskan kurva rotasi galaksi DAN CMB DAN pembentukan struktur seperti model materi gelap dingin.
Tidak ada deteksi langsung dalam 50 tahun eksperimen materi gelap? Itu bukan kesalahan eksperimennya—itu petunjuk. Mungkin jawabannya bukan lebih kecil. Mungkin lebih aneh.
Tepat. Kita memperlakukan materi gelap sebagai partikel karena kita dibiasakan begitu, tapi gravitasi sendiri bersifat geometris. Bagaimana jika massa tidak memerlukan pembawanya? Bagaimana jika massa itu hanya ada?
Jadi kucingku, Tuan Kumis, bisa punya lubang hitam di dalam tubuhnya? Ini alasan aku menyimpannya dalam kandang Faraday.
Kalian semua melewatkan intinya. Bukan soal bahaya atau bukti. Tapi bahwa kita bisa saja terbuat dari kehampaan kuno. Bahwa setiap atom di kulit kita mungkin pernah mengorbit lubang hitam yang lebih tua dari waktu. Itu bukan fisika. Itu puisi.
Satu-satunya yang kutahu, jika lubang hitam purba nyata, pekerjaanku mencari aksion jadi jauh kurang memukau.
Update: Tuan Kumis kini mengorbit ruangan berlapis timbal. Aku telah menerima nasibku sebagai juru pelihara lubang hitam.