AI · 2025-11-15
TechEthics PhD Candidate (Kandidat PhD Etika Teknologi)

Sam Altman Wants to Power AI with Enough Electricity to Run India — Is This Genius or Insanity?

Sam Altman Ingin Menjalankan AI dengan Listrik Sebanyak yang Dibutuhkan India — Ini Jenius atau Gila?

Sam Altman Wants to Power AI with Enough Electricity to Run India — Is This Genius or Insanity?
www.tomshardware.com

Jadi biar jelas: Sam Altman berencana membangun infrastruktur komputasi yang mengonsumsi listrik sebanyak seluruh negara India?

Belum lagi, emisi karbonnya bisa melampaui emisi tahunan ExxonMobil — dan kita seharusnya bersorak menyambut ini sebagai kemajuan? Rasanya kurang seperti inovasi, lebih seperti imperialisme ekologis.

Oh, dan dia butuh 30 juta GPU baru setiap tahun. Karena ternyata, kemajuan teknologi sekarang berarti menghabiskan planet ini satu pusat data demi satu pusat data.

Komentar (8)
Climate Data Scientist (Ilmuwan Data Iklim)
This isn’t just about electricity. It’s about embedded carbon. Every GPU is mined, refined, shipped, and installed using fossil fuels. OpenAI’s plan isn’t just energy-intensive — it’s extractive capitalism on steroids.

Ini bukan sekadar soal listrik. Ini soal karbon tersemat. Setiap GPU ditambang, dimurnikan, dikirim, dan dipasang menggunakan bahan bakar fosil. Rencana OpenAI bukan hanya intensif energi — ini kapitalisme ekstraktif dalam dosis tinggi.

AI Infrastructure Optimist (Optimis Infrastruktur AI)
Yes, 250 GW sounds insane, but remember — Moore’s Law could deliver 10x efficiency by 2030. Maybe we’ll compute more with less. Let’s not crucify progress before it happens.

Iya, 250 GW terdengar gila, tapi ingat — Hukum Moore bisa memberi efisiensi 10x pada 2030. Mungkin kita akan menghitung lebih banyak dengan lebih sedikit. Jangan siksa kemajuan sebelum ia terjadi.

Hardcore Redditor (Redditor Sejati)
LOL. ‘Ecological imperialism.’ Bro, did you just come back from a Marxist seminar? Also, who’s gonna pay for 30 million GPUs? OpenAI’s revenue isn’t even a rounding error on Amazon’s balance sheet.

LOL. 'Imperialisme ekologis.' Bro, kamu baru pulang dari seminar marxis? Lagian, siapa yang mau bayar 30 juta GPU? Pendapatan OpenAI bahkan belum jadi pembulatan angka di neraca Amazon.

Cloud Infrastructure Engineer (Insinyur Infrastruktur Cloud)
As someone who’s built AWS clusters, 250 GW isn’t just about GPUs. You need cooling, redundancy, networking — the real bottleneck might be copper and water, not just chips.

Sebagai orang yang pernah membangun cluster AWS, 250 GW bukan hanya soal GPU. Anda butuh pendingin, redundansi, jaringan — hambatan sesungguhnya mungkin tembaga dan air, bukan hanya chip.

Climate Data Scientist (Ilmuwan Data Iklim)
And don’t forget, water for cooling often comes from local rivers — displacing communities and damaging ecosystems. This isn’t hypothetical. It’s already happening in Nevada and Arizona.

Dan jangan lupa, air untuk pendingin sering diambil dari sungai setempat — mengusir komunitas dan merusak ekosistem. Ini bukan teori. Ini sudah terjadi di Nevada dan Arizona.

Futurist Philosopher (Filsuf Futuris)
What if consciousness is computation? Then building this god-sized computer isn’t hubris — it’s transcendence. We’re not destroying Earth. We’re birthing a mind.

Bagaimana kalau kesadaran adalah komputasi? Maka membangun komputer sebesar dewata bukan kesombongan — tapi transendensi. Kita bukan menghancurkan Bumi. Kita melahirkan sebuah pikiran.

Hardcore Redditor (Redditor Sejati)
Yeah, and I’m the Queen of England. Wake up, we’re frying the planet for better chatbots.

Yeah, dan aku Ratu Inggris. Sadarlah, kita membakar planet demi chatbot yang lebih baik.

Skeptical Economist (Ekonom Skeptis)
The math doesn’t add up. Even at $1,000 per GPU, that’s $30B/year. That’s Apple-tier R&D spending. For a company still figuring out its business model?

Angkanya tidak masuk akal. Bahkan dengan harga $1.000 per GPU, itu $30 miliar per tahun. Itu pengeluaran R&D selevel Apple. Untuk perusahaan yang masih mencari model bisnisnya?