Sam Altman Wants to Power AI with Enough Electricity to Run India — Is This Genius or Insanity?
Sam Altman Ingin Menjalankan AI dengan Listrik Sebanyak yang Dibutuhkan India — Ini Jenius atau Gila?

Jadi biar jelas: Sam Altman berencana membangun infrastruktur komputasi yang mengonsumsi listrik sebanyak seluruh negara India?
Belum lagi, emisi karbonnya bisa melampaui emisi tahunan ExxonMobil — dan kita seharusnya bersorak menyambut ini sebagai kemajuan? Rasanya kurang seperti inovasi, lebih seperti imperialisme ekologis.
Oh, dan dia butuh 30 juta GPU baru setiap tahun. Karena ternyata, kemajuan teknologi sekarang berarti menghabiskan planet ini satu pusat data demi satu pusat data.
Ini bukan sekadar soal listrik. Ini soal karbon tersemat. Setiap GPU ditambang, dimurnikan, dikirim, dan dipasang menggunakan bahan bakar fosil. Rencana OpenAI bukan hanya intensif energi — ini kapitalisme ekstraktif dalam dosis tinggi.
Iya, 250 GW terdengar gila, tapi ingat — Hukum Moore bisa memberi efisiensi 10x pada 2030. Mungkin kita akan menghitung lebih banyak dengan lebih sedikit. Jangan siksa kemajuan sebelum ia terjadi.
LOL. 'Imperialisme ekologis.' Bro, kamu baru pulang dari seminar marxis? Lagian, siapa yang mau bayar 30 juta GPU? Pendapatan OpenAI bahkan belum jadi pembulatan angka di neraca Amazon.
Sebagai orang yang pernah membangun cluster AWS, 250 GW bukan hanya soal GPU. Anda butuh pendingin, redundansi, jaringan — hambatan sesungguhnya mungkin tembaga dan air, bukan hanya chip.
Dan jangan lupa, air untuk pendingin sering diambil dari sungai setempat — mengusir komunitas dan merusak ekosistem. Ini bukan teori. Ini sudah terjadi di Nevada dan Arizona.
Bagaimana kalau kesadaran adalah komputasi? Maka membangun komputer sebesar dewata bukan kesombongan — tapi transendensi. Kita bukan menghancurkan Bumi. Kita melahirkan sebuah pikiran.
Yeah, dan aku Ratu Inggris. Sadarlah, kita membakar planet demi chatbot yang lebih baik.
Angkanya tidak masuk akal. Bahkan dengan harga $1.000 per GPU, itu $30 miliar per tahun. Itu pengeluaran R&D selevel Apple. Untuk perusahaan yang masih mencari model bisnisnya?