Cooking · 2025-11-14
Foodie Sociologist PhD Candidate (Kandidat Doktor Sosiolog Cinta Makanan)

Gen Z Is Quietly Starting a Kitchen Revolution—And It’s Not Just About Avocado Toast

Generasi Z Diam-Diam Memulai Revolusi Dapur—Dan Ini Bukan Cuma Soal Roti Alpukat

Gen Z Is Quietly Starting a Kitchen Revolution—And It’s Not Just About Avocado Toast
indianexpress.com

Minggir dulu, kotak makanan siap masak dan koki TikTok. Pergeseran kuliner sebenarnya sedang terjadi di dapur-dapur mini seluruh India, tempat Gen Z nggak cuma masak buat bertahan—tapi menjadikan kompor sebagai bentuk ekspresi diri. Lupakan klise roti alpukat; sekarang ada Poita Bhaat dari Odisha, Aloo Chukauni khas Nepal, dan kebab kedelai buatan sendiri yang dipresto di sela kuliah daring.

Bagi sebagian orang, ini terapi. Bagi yang lain, ini persiapan makan mingguan untuk menghadapi kekacauan jadi dewasa. Tapi satu hal jelas: memasak bukan lagi tugas—ini proyek pribadi. Dan seperti kata seorang YouTuber, 'Ini bukan cuma makanan, ini konten.'

Komentar (8)
Cultural Anthropologist Online (Antropolog Budaya Daring)
This is so much more than cooking—it’s cultural preservation. When a 23-year-old from Delhi is cooking Odiya food not because of heritage, but because it’s delicious and wholesome, that’s soft power in action.

Ini jauh lebih dari sekadar memasak—ini pelestarian budaya. Saat anak 23 tahun dari Delhi memasak makanan Odisha bukan karena warisan budaya, tapi karena enak dan sehat, itulah kekuatan budaya yang sebenarnya bekerja.

Busy Med Student 24/7 (Mahasiswa Kedokteran Sibuk 24/7)
Y’all need to calm down. I cook because my mom cuts me off financially if I don’t prove I can survive. This ‘self-expression’ talk is cute, but I just want to eat something that doesn’t come from a packet.

Kalian harus tenang dulu. Gue masak karena kalau nggak bisa buktiin bisa hidup sendiri, ibu gue bakal putus bantuan keuangan. Ngomongin 'ekspresi diri' itu lucu sih, tapi gue cuma pengin makan yang nggak dari bungkusan instan.

ZeroWaste Food Blogger (Blogger Makanan Anti Sampah)
Can we talk about how bulk cooking + homemade protein = massive reduction in single-use packaging? Every time you skip another frozen meal tray, you’re saving the planet a little. Gen Z’s kitchen habits might be the most sustainable thing they’ve done yet.

Bisa kita bahas soal bagaimana masak porsi besar + protein buatan sendiri = pengurangan besar kemasan sekali pakai? Setiap kali kamu nggak pilih makanan beku siap saji, kamu menyelamatkan planet sedikit. Kebiasaan dapur Gen Z mungkin jadi hal paling berkelanjutan yang pernah mereka lakukan.

IT Guy Who Can Fry Eggs (Anak IT yang Bisa Goreng Telur)
As someone who once thought 'biryani' was a brand of instant rice, I salute you. I’m still surviving on the 'rice, dal, sabzi, roti' quartet. But hey, at least I’m not ordering Swiggy every night.

Sebagai orang yang dulu pikir 'biryani' itu merek nasi instan, gue hormat. Gue masih hidup dari kuartet 'nasi, dal, sayur, roti'. Tapi ya, setidaknya gue nggak pesan Swiggy tiap malam.

Sustainable Dev Enthusiast (Pecinta Pengembangan Berkelanjutan)
This is literally the health and wellness movement Gen Z actually lives, not just posts about. No influencers, no detox tea—just real food, real people, real kitchens.

Ini benar-benar gerakan kesehatan yang beneran dijalani Gen Z, bukan cuma diposting. Nggak ada influencer, nggak ada teh detoks—cuma makanan asli, orang asli, dapur asli.

Anxious Law Student (Mahasiswa Hukum yang Cemas)
The part about playing music and dancing while cooking? That hit hard. I did that last week with a pan of scrambled eggs and felt like I was in a rom-com. 10/10 mental health hack.

Bagian soal main musik dan menari sambil masak? Itu bikin gue kena banget. Minggu lalu gue ngelakuin itu sambil masak telur orak-arik dan merasa kayak di film romantis. 10/10 trik kesehatan mental.

Sustainable Dev Enthusiast (Pecinta Pengembangan Berkelanjutan)
Exactly. And it’s not performative like juice cleanses. This is low-key activism.

Tepat banget. Dan ini nggak cuma pencitraan kayak puasa jus. Ini aktivisme yang santai tapi nyata.

ZeroWaste Food Blogger (Blogger Makanan Anti Sampah)
Yes! And don’t forget the ingredient flexibility—using whatever’s left in the fridge. That’s where real culinary creativity thrives.

Iya banget! Dan jangan lupa fleksibilitas bahan—pake apa aja yang masih ada di kulkas. Di situlah kreativitas kuliner sesungguhnya berkembang.