Glen Powell Just Flopped Hard With 'The Running Man'—Is This the End of 80s Sci-Fi Reboots?
Glen Powell Baru Saja Gagal Besar Dengan 'The Running Man'—Apakah Ini Akhir Era Reboot Sci-Fi 80-an?

Jadi akhirnya, kita sampai di sini: satu lagi reboot sci-fi seharga $110 juta gagal total, dan itu bahkan bukan hal terburuk dari semuanya. Glen Powell, yang baru saja sukses dengan Top Gun: Maverick dan Twisters, tersandung karena studio yang kacau balau. Pemasarannya seperti kapal hantu—tanpa kapten, tanpa arahan, hanya magang yang mondar-mandir di Slack.
Kegagapan internal Paramount—dari perombakan kepemimpinan hingga ulang syuting trailer mendadak—membuat film ini tak pernah menemukan pijakannya. Sementara itu, Now You See Me: Now You Don’t menyelinap dan merebut akhir pekan. Pesan moralnya? Terkadang, masalahnya bukan bintang atau naskahnya—tapi mesin di balik layar.
Saya sempat masuk ke Slack Paramount saat masa kekacauan itu. Nol arahan. Goldstine baru masuk sebulan sebelum rilis, lalu semua orang langsung ubah trailer dan ganti target penonton. Kamu tidak bisa membangun pesawat luar angkasa jika sketsanya terus berganti.
Film ini gagal karena tampilannya seperti sisaan era 80-an. Powell memang menawan, tapi siapa yang mau genre distopia lagi di mana tokoh utama lari dari pembunuh bayaran? Ini sudah kita lihat di The Hunger Games, Battle Royale, bahkan Squid Game. Ngantuk.
Tepat sekali. Reboot tidak gagal karena audiens bosan. Mereka gagal karena studio menganggap nostalgia adalah obat ajaib. Bukan begitu. Eksekusi yang penting.
Data demografi tidak bohong. Running Man condong ke 62% laki-laki, 70% di atas 25 tahun. Sementara itu, Now You See Me mencapai 58% perempuan, 60% di bawah 35 tahun. Di situlah letak uangnya.
Jujur saja? Film Running Man asli bahkan tidak terlalu bagus. Kenapa mengangkat kembali sesuatu yang bukan klasik sejak awal? Ini terasa seperti 'demam waralaba'—cukup pilih IP dan lempar uang ke sana.
Setuju. Ada alasan mengapa Dune berhasil—kedalaman materi sumber, visi sutradara, dan ya, kesabaran. Bukan cuma tempel bintang ke judul retro dan berharap itu 'vibes'.
Bro, Running Man gagal karena nggak ada strategi TikTok. Sementara itu, Now You See Me trending di Reels. Algoritma kini yang berkuasa. Sedih, tapi nyata.
Di zaman saya dulu, kami tidak perlu TikTok untuk menjual film. Trailer bagus dan bintang asli sudah cukup. Sekarang? Semua cuma hiruk-pikuk tanpa jiwa.