Dutch Backs Down on Chinese Chip Giant Nexperia — Is This Diplomacy or Semiconductor Surrender?
Belanda Mundur dari Intervensi Perusahaan Chip China Nexperia — Ini Diplomasi atau Menyerah di Pasar Semikonduktor?

Jadi pemerintah Belanda turun tangan September lalu karena 'kelemahan tata kelola' di Nexperia, khawatir terjadi kekacauan rantai pasok—lalu berubah arah setelah Beijing blokir ekspor chip. Ironinya? Mereka cemas soal keamanan, tapi kini malah menyerahkan keunggulan negosiasi ke tangan Beijing dengan mundur duluan.
Jangan lupa—Nexperia bukan sekadar pabrikan chip biasa. Perusahaan ini sentral bagi industri otomotif Eropa. Tapi Belanda justru mengaktifkan 'Undang-Undang Ketersediaan Barang' yang biasanya hanya dipakai saat perang, yang oleh Beijing dijadikan alasan untuk membalas. Obrolan jujurnya: bukankah UE baru saja kalah dalam perang dingin semikonduktor sebelum benar-benar dimulai?
Peran Nexperia dalam produksi otomotif Eropa bukan hiperbola. Blokade chip berkelanjutan bisa menghentikan lini perakitan di Jerman, Prancis, dan Polandia selama berminggu-minggu. Ini kerusakan ekonomi nyata. Namun pemerintah Belanda terlalu jauh—mengaktifkan undang-undang perang pada perusahaan swasta milik Tiongkok memang legal tapi ceroboh.
Setiap negara Barat kesulitan menyeimbangkan keamanan nasional dan kerapuhan rantai pasok. AS masukkan Wingtech ke daftar hitam, Inggris paksa penjualan pabrik, lalu kini Belanda hentikan intervensi—semua saat Eropa butuh chip lebih dari sebelumnya. Masalah sebenarnya? Kita tak punya strategi semikonduktor tingkat Uni Eropa, hanya panik reaktif.
Ironinya? Mereka cemas soal keamanan, tapi kini malah menyerahkan keunggulan negosiasi ke tangan Beijing dengan mundur duluan.
Saya berargumen Belanda tidak bereaksi berlebihan—Wingtech mencoba mengalihkan teknologi dan dana ke luar negeri secara tidak sah. Anda tidak bermain-main dengan kedaulatan semikonduktor. Tapi pakai undang-undang perang? Seperti pakai penghangus untuk merebus air. Efektif? Mungkin. Cerdas? Dipertanyakan.
Oh ayolah. UE mengklaim sebagai pemain global tapi langsung tunduk saat ada tekanan. Di mana strategi bersama dengan Jerman dan Prancis? Di mana Intel versi Eropa? Alih-alih, kita dapat manuver panik tingkat nasional, lalu mundur ketika Tiongkok mengedip? Tunggu—Tiongkok yang tidak mengedip. Belanda yang mundur.
Sementara itu, proyek Raspberry Pi saya masih terbengkalai karena drama geopolitik atas chip daya dasar. Bisakah kita setuju untuk bangun lebih banyak pabrik chip dan berhenti main catur 4D?
Membangun pabrik chip memang bagus, tapi butuh 5–7 tahun dan miliaran dolar. Kita butuh keselarasan kebijakan sekarang, bukan hanya pabrik. 'Catur 4D' seperti yang kamu sebut? Sayangnya memang begitulah cara negara-negara berdaulat bernegosiasi di tengah sanksi dan kekhawatiran mata-mata.