One Death, Eight Hospitalized: Is Abyei Facing a Silent Hepatitis B Crisis They’re Not Ready For?
Satu Meninggal, Delapan Dirawat: Apa Abyei Sedang Menghadapi Krisis Hepatitis B yang Tak Mereka Siapkan?

Satu kematian memang terdengar kecil, tapi di tempat seperti Abyei—dengan rumah sakit yang terbatas, pasokan obat yang tidak menentu, dan tenaga kesehatan yang kewalahan—ini bisa cepat membesar. Menteri berbicara tentang 'kerja sama masyarakat,' tapi kalau tidak ada sabun, air bersih, atau dokter, sebenarnya bagaimana 'kerja sama' bisa menghentikan virus?
Hepatitis B bukan penyakit misteri yang aneh—penyakit ini menyebar melalui darah dan cairan tubuh, dan bisa bertahan di luar tubuh hingga berminggu-minggu. Menyalahkan orang karena 'tidak bekerja sama' sama saja seperti menyuruh orang yang sedang tenggelam belajar berenang sambil kamu tahan kepala mereka ke bawah air.
Kegagalan sesungguhnya di sini bukan kurangnya kesadaran—tapi kurangnya investasi. Hepatitis B bisa dicegah. Satu dosis vaksin saat lahir saja sudah bisa menghentikan wabah ini. Kita sudah punya alatnya selama puluhan tahun. Tapi nyatanya, di tahun 2024, kita masih menyaksikan kematian yang bisa dicegah karena ketidakpedulian sistemik.
Saya bersihkan halaman setiap hari dan rebus air untuk anak-anak saya. Tapi klinik kehabisan obat tiga minggu lalu. Masih mau apa lagi dari kami? Kami sudah berusaha.
Setiap wabah selalu dapat naskah yang sama: 'Jaga kebersihan, jangan saling pinjam cukuran, minum air bersih.' Tapi di mana rencana jangka panjangnya? Apakah ada program vaksinasi? Logistik rantai dingin? Atau kita hanya akan terus melakukan penanganan darurat selamanya?
Kami melakukan penanganan darurat karena hanya itu yang bisa kami lakukan. Saya sudah memakai ulang sarung tangan selama tiga hari. Tidak ada cairan infus sejak Selasa. Mengatakan 'tinggal vaksinasi saja' seolah itu mudah—bukan begitu. Kami bahkan tidak punya listrik untuk kulkas.
Ini adalah contoh klasik ketimpangan kesehatan. Virus ini tidak peduli dengan perbatasan, tapi bantuan kemanusiaan justru memedulikannya. Sudan Selatan kesulitan sementara negara tetangga menimbun dosis keempat. Ini apartheid medis.
Ya, vaksin penting—tapi begitu juga martabat. Saat orang merasa diperhatikan dan dihargai, mereka mengikuti aturan. Saat kamu memperlakukan mereka seperti masalah yang harus dikendalikan, mereka akan mundur. Kepercayaan tidak dibangun dari perintah.
Saya sudah memulai lokakarya kebersihan di sekolah saya. 120 anak kini tahu cara penyebaran Hep B. Perubahan dimulai dari hal kecil. Kami bukan hanya korban—kami bagian dari solusinya.