Is ‘National Laboratory of the Rockies’ the New Code Word for ‘Forget Renewables’?
Apakah 'National Laboratory of the Rockies' Hanya Istilah Baru untuk 'Lupakan Energi Terbarukan'?

Jadi mari kita luruskan—setelah lebih dari 40 tahun memimpin inovasi di bidang tenaga surya, angin, dan teknologi hidrogen, hadiahnya adalah penggantian nama jadi 'National Laboratory of the Rockies' yang ambigu dan generik secara geografis? Menghilangkan kata 'energi terbarukan' dari nama terasa kurang seperti rebranding dan lebih seperti penghapusan strategis.
Mereka memecat 114 ilmuwan dan sekarang mengganti nama laboratorium seolah-olah ini adalah trik humas ala perusahaan. 'Masa depan energi yang terjangkau dan aman' terdengar bagus—sampai kamu ingat bahwa menteri energi baru pernah menyebut ilmu iklim sebagai 'alarmisme'.
Laboratorium ini didirikan sebagai respons langsung terhadap embargo minyak. Krisis itu memaksa Amerika bertanya: bisakah kita memenuhi kebutuhan energi tanpa bergantung pada rezim permusuhan? Jawabannya adalah NREL—energi terbarukan sebagai bagian dari keamanan nasional. Sekarang kita menghapus warisan itu hanya untuk berpura-pura bahwa bahan bakar fosil adalah masa depan? Aneh.
Lihat, rebranding tidak selalu bermotif ideologis. Mungkin mereka melebarkan ke inovasi fosil, stabilitas jaringan listrik, atau bahkan nuklir. Nama 'Energi Terbarukan' bisa saja terlalu membatasi. Tunggu dulu rincian pendanaan sebelum kita sebut ini anti-lingkungan.
Ah iya, 'membatasi'. Karena tidak ada yang lebih menunjukkan 'perluasan' selain memecat 114 ilmuwan energi terbarukan. Pesannya jelas: jika risetmu menantang status quo, kamu bisa dengan mudah digantikan.
Colorado kehilangan kompas moral sejak eksekutif fracking menjadi Menteri Energi. Laboratorium ini tidak berkembang—melainkan dikuras isinya. Pertama PHK, lalu rebranding. Permainan otoriter klasik: membungkam sains, lalu mengganti nama institusi.
Tunggu dulu. Laboratoriumnya masih ada. Para ilmuwan yang tersisa masih melakukan pekerjaan yang baik. Kadang ganti nama ya cuma ganti nama saja. Jangan langsung kasih mereka narasi bahwa sains sudah mati di sini.
Saya bekerja di sini. Moral sangat rendah. Dulu kami merasa seperti perintis. Kini kami merasa seperti sedang menjaga museum impian yang mati.
FYI: Tahun lalu, 78% anggaran NREL digunakan untuk energi terbarukan. Jika anggaran mendatang beralih ke R&D bahan bakar fosil, baru kita tahu ini bukan sekadar permainan nama. Sampai saat itu, mari lacak angka, bukan rilis pers.
Ini adalah pengulangan 1981. Reagan memangkas pendanaan surya, melepas panel dari Gedung Putih. Pesannya? 'Kita kembali ke keadaan normal.' Anjing sama, tali yang berbeda.