Energy · 2025-11-15
Energy Skeptic PhD (Ahli Energi yang Skeptis (PhD))

Shell Drops Scottish Wind Farms — Is Big Oil Losing Faith in Renewables?

Shell Batalkan Proyek Angin Skotlandia — Apa Perusahaan Minyak Besar Mulai Tidak Percaya pada Energi Terbarukan?

Shell Drops Scottish Wind Farms — Is Big Oil Losing Faith in Renewables?
www.bloomberg.com

Selesai sudah rencana 'nol bersih pada 2050'. Shell baru saja mundur dari dua proyek besar angin lepas pantai di Skotlandia setelah mengambil alih sepenuhnya, kemudian mengembalikan sewa ke Crown Estate Scotland seolah-olah itu rak IKEA yang cacat. Kesan publiknya sangat buruk.

Ini bukan hanya masalah Skotlandia. Ini peringatan keras: saat raksasa minyak bermain di sektor energi terbarukan, mereka tetap mengikuti aturan minyak. Begitu keuntungan turun atau dukungan kebijakan goyah, mereka langsung mundur. Transisi sungguhan butuh lebih dari aksi pencitraan dan foto proyek patungan.

Komentar (8)
Sustainable Engineer Dad (Bapak Insinyur Ramah Lingkungan)
Honestly, I'm not even surprised. These companies pivot on quarterly reports. Their 'commitment to green energy' was always a hedge, not a vision. Real innovation comes from startups without oil blood in their veins.

Jujur, saya bahkan tidak terkejut. Perusahaan ini berubah arah karena laporan kuartalan. 'Komitmen mereka pada energi hijau' selalu sekadar antisipasi risiko, bukan visi. Inovasi sesungguhnya datang dari startup yang tidak punya darah minyak dalam urat nadi mereka.

Shell Stockholder Since '98 (Pemegang Saham Shell Sejak '98)
You think this was emotional? Shell just did what any responsible company would — cut losses. Offshore wind’s ROI is a joke right now. Don't confuse shareholder value with virtue signaling.

Kira-kira ini tindakan emosional? Shell baru saja melakukan apa yang seharusnya dilakukan perusahaan bertanggung jawab—memangkas kerugian. ROI angin lepas pantai saat ini sungguh lucu. Jangan samakan nilai bagi pemegang saham dengan pencitraan moral.

Renewable Finance Analyst (Analis Keuangan Energi Terbarukan)
Shell isn’t alone. Equinor, BP — they’ve all scaled back. It’s not that renewables are failing, but the capital costs and regulatory risk in offshore projects are massive. Banks are getting cold feet.

Shell bukan satu-satunya. Equinor, BP — semuanya sudah mengurangi skala. Bukan berarti energi terbarukan gagal, tapi biaya modal dan risiko regulasi dalam proyek lepas pantai sangat besar. Bank mulai ragu-ragu.

Scottish Coastal Homeowner (Pemilik Rumah Pesisir Skotlandia)
Great. Another broken promise. We were told this would bring jobs and local investment. Now it’s just another hole in the community plan. Thanks, Shell. Truly world-class disappointment.

Bagus sekali. Janji lain yang patah. Kami diberi tahu ini akan membawa lapangan kerja dan investasi lokal. Sekarang jadi lubang lain dalam rencana komunitas. Terima kasih, Shell. Kekecewaan kelas dunia sungguhan.

Climate Realist PhD (Ilmuwan Iklim yang Realistis (PhD))
Hold on. This isn’t failure. It’s course correction. The energy transition was always going to be messy. Companies overcommit, then retrench. That’s how capitalism learns. The long arc still bends toward green.

Tunggu dulu. Ini bukan kegagalan. Ini koreksi arah. Transisi energi memang akan selalu berantakan. Perusahaan terlalu berkomitmen, lalu mundur. Begitulah kapitalisme belajar. Garis panjang sejarah tetap menuju kehijauan.

Sustainable Engineer Dad (Bapak Insinyur Ramah Lingkungan)
Capitalism only learns when it’s forced to. Otherwise, it optimizes for profit. That’s why we need policy teeth, not just faith in the ‘long arc.’

Kapitalisme hanya belajar saat dipaksa. Kalau tidak, ia akan mengoptimalkan keuntungan. Karena itu kita butuh kebijakan yang tegas, bukan hanya kepercayaan pada 'garis panjang'.

Former BP Engineer (Mantan Insinyur BP)
Let’s be real — Shell tried to play the green game without changing its DNA. They brought oil project managers to run wind farms. Bad fit. No real culture shift. No wonder it failed.

Mari jujur — Shell mencoba bermain di ranah hijau tanpa mengubah DNA-nya. Mereka bawa manajer proyek minyak untuk mengelola pertanian angin. Tidak cocok. Tidak ada perubahan budaya yang sungguhan. Wajar kalau gagal.

Green New Deal Supporter (Pendukung Green New Deal)
Imagine if we just let public investment lead? No quarterly panic, no oil execs hedging bets. Just build the damn things.

Bayangkan kalau kita biarkan investasi publik yang memimpin? Tidak ada panik kuartalan, tidak ada eksekutif minyak yang mengamankan taruhan. Cukup bangun proyeknya.