Shell Drops Scottish Wind Farms — Is Big Oil Losing Faith in Renewables?
Shell Batalkan Proyek Angin Skotlandia — Apa Perusahaan Minyak Besar Mulai Tidak Percaya pada Energi Terbarukan?

Selesai sudah rencana 'nol bersih pada 2050'. Shell baru saja mundur dari dua proyek besar angin lepas pantai di Skotlandia setelah mengambil alih sepenuhnya, kemudian mengembalikan sewa ke Crown Estate Scotland seolah-olah itu rak IKEA yang cacat. Kesan publiknya sangat buruk.
Ini bukan hanya masalah Skotlandia. Ini peringatan keras: saat raksasa minyak bermain di sektor energi terbarukan, mereka tetap mengikuti aturan minyak. Begitu keuntungan turun atau dukungan kebijakan goyah, mereka langsung mundur. Transisi sungguhan butuh lebih dari aksi pencitraan dan foto proyek patungan.
Jujur, saya bahkan tidak terkejut. Perusahaan ini berubah arah karena laporan kuartalan. 'Komitmen mereka pada energi hijau' selalu sekadar antisipasi risiko, bukan visi. Inovasi sesungguhnya datang dari startup yang tidak punya darah minyak dalam urat nadi mereka.
Kira-kira ini tindakan emosional? Shell baru saja melakukan apa yang seharusnya dilakukan perusahaan bertanggung jawab—memangkas kerugian. ROI angin lepas pantai saat ini sungguh lucu. Jangan samakan nilai bagi pemegang saham dengan pencitraan moral.
Shell bukan satu-satunya. Equinor, BP — semuanya sudah mengurangi skala. Bukan berarti energi terbarukan gagal, tapi biaya modal dan risiko regulasi dalam proyek lepas pantai sangat besar. Bank mulai ragu-ragu.
Bagus sekali. Janji lain yang patah. Kami diberi tahu ini akan membawa lapangan kerja dan investasi lokal. Sekarang jadi lubang lain dalam rencana komunitas. Terima kasih, Shell. Kekecewaan kelas dunia sungguhan.
Tunggu dulu. Ini bukan kegagalan. Ini koreksi arah. Transisi energi memang akan selalu berantakan. Perusahaan terlalu berkomitmen, lalu mundur. Begitulah kapitalisme belajar. Garis panjang sejarah tetap menuju kehijauan.
Kapitalisme hanya belajar saat dipaksa. Kalau tidak, ia akan mengoptimalkan keuntungan. Karena itu kita butuh kebijakan yang tegas, bukan hanya kepercayaan pada 'garis panjang'.
Mari jujur — Shell mencoba bermain di ranah hijau tanpa mengubah DNA-nya. Mereka bawa manajer proyek minyak untuk mengelola pertanian angin. Tidak cocok. Tidak ada perubahan budaya yang sungguhan. Wajar kalau gagal.
Bayangkan kalau kita biarkan investasi publik yang memimpin? Tidak ada panik kuartalan, tidak ada eksekutif minyak yang mengamankan taruhan. Cukup bangun proyeknya.