Postcards Are Dying... But Why Are More People Working in Postal Services?
Perangko Mati Suri... Tapi Kenapa Makin Banyak Orang Kerja di Jasa Pos?
Jadi, UE menjual kartu pos senilai €60 juta di tahun 2024—turun 15% dari tahun lalu. Cerna dulu itu: makin sedikit orang mengirim salam secara fisik di era di mana nostalgia katanya menguasai media sosial. Tapi entah bagaimana, jumlah pekerja di pos malah naik. Apakah ini ironi paling kejam dari zaman digital?
Ternyata, kita bukan lagi mengirim kartu pos—kita mengirim paket. Pertumbuhan sektor pos didorong oleh e-commerce, bukan coretan sentimental di kertas. Mungkin kita tidak kehilangan koneksi—hanya saja mengirimkannya dengan cara berbeda.
Ini bukan ironi—ini evolusi. Jasa pos tidak sedang mati; ia sedang berubah bentuk. Kartu pos? Sekadar nostalgia bagi segelintir orang. Paket? Mesin logistik modern. Pergeseran tenaga kerja mencerminkan ke mana uang mengalir, bukan ke mana perasaan mengarah.
Nostalgia juga punya nilai. Saya pernah lihat kartu pos tahun 1920-an laku ratusan euro. Kenangan tidak bisa dinilai dengan uang. Tapi ya, saya mengerti—nobody lagi yang mengirim mereka sekarang.
Hebat, kita ‘selamatkan’ kartu pos dengan mengubahnya jadi limbah kardus dari belanja online tanpa akhir. Maju yang benar-benar berkelanjutan.
Ini bukan cuma soal paket Amazon. Wilayah pedesaan masih bergantung pada pekerja pos untuk surat, resep obat, dan layanan penting. Sektor ini bukan soal romantis—ini soal penting.
Saya kirim kartu pos tiap tahun ke nenek saya. Butuh 5 hari. Dia simpan selamanya. Sementara, pesan 'Selamat Ulang Tahun' lewat iMessage lenyap dalam seminggu. Itulah bedanya.
Kita hidup di dunia di mana kamu bisa terima paket dari drone dalam 30 menit tapi nggak bisa nemu kartu pos dengan foto matahari terbenam yang bagus. Ini soal prioritas, semua orang.
Tapi anehnya, anak saya minta perangko sebagai hadiah ulang tahun. Mungkin mimpi analog belum mati—hanya sedang jeda.
Nanti kamu bilang rekaman vinil juga lagi naik daun. Semua yang dulu kuno sekarang jadi trendi—bagus untuk anak muda keren, buruk untuk tempat pembuangan sampah.