Is Shooting Mistletoe from Trees and Fading Hunting Traditions a Thing of the Past?
Apakah Menembak Pohon Mistel dari Pohon dan Tradisi Berburu yang Memudar Hanya Kisah Lama?

Jadi ternyata, orang dulu menembak mistel dari pohon? Bukan pakai panah atau galah, tapi peluru sungguhan. Bayangkan di hutan saat musim dingin, melihat gumpalan hijau parasit tinggi di atas, lalu seseorang mengeluarkan pistol seperti adegan film Barat bertema Natal. 'Siap, Martha, minggir dulu—cinta sedang menggantung di udara, begitu juga timah panas.'
Sementara itu, tradisi berburu menghilang seiring hutan berubah jadi perumahan. Ini bukan cuma soal olahraga atau makanan—ini soal identitas, warisan, dan hubungan dengan tanah yang tidak bisa digantikan oleh kebun labu ala pengelola perumahan. Kita bukan cuma kehilangan pohon; kita kehilangan cara hidup.
Temoin mistel? Ya ampun, dulu kami lakukan. Harus—gak ada galah cukup panjang, dan gak mungkin aku naik dahan pinus yang beku. Paman saya pernah pakai senapan .22—hujan peluru ke ranting itu. Hampir kehilangan mata pas ambil potongannya. Tapi, wah, beranda Mbah terasa ajaib tahun itu.
Kalian romantisasi menembak pohon demi tradisi, tapi gak ada yang bicara fakta hukum: memetik mistel liar di lahan umum itu ilegal. Apalagi berburu tanpa izin di daerah yang sudah berkembang? Bukan tradisi—itu kejahatan serius.
Dengar, anak kota, kami gak nyuri. Kami berada di tanah keluarga, dan semua tahu aturannya. Dulu, hutan bukan properti—itu cuma rumah.
Ini bukan cuma soal mistel atau berburu. Ini soal pengelolaan tanah. Pembangunan bukan hal jahat, tapi menukar hutan dengan rumah-rumah seragam sambil mengabaikan konservasi adalah kebijakan yang malas.
Jadi, biar jelas: kalau aku menembak mistel dari pohon tetangga, itu kejahatan Natal atau cuma drama lingkungan?
Faktanya, suka atau tidak suka, dunia sedang berubah. Tapi alih-alih berduka atas setiap pohon yang tumbang, mungkin kita harus fokus membuat ruang hijau di dalam kota. Tempat perlindungan perkotaan untuk manusia dan kenangan.
Tempat perlindungan perkotaan? Saya percaya kalau sudah lihat. Taman lokal saya cuma tiang rambu dan kuburan tupai.
Selamat liburan, Sherry. Terima kasih atas kolom yang menyentuh hati. Jaga suhu tubuh dan nikmati staycation-mu—saya dan anjing saya juga melakukan hal yang sama.