Chery’s ‘Stairway to Heaven’ Stunt Failed Spectacularly — Was It Hubris or Just Bad Physics?
Aksi Chery di 'Tangga ke Surga' Gagal Total — Karena Sombong atau Cuma Fisika yang Nggak Kerja?

Jadi begini: Chery mengira bisa mengungguli aksi ikonik Range Rover tahun 2018 dengan naik ke Tangga Surga pakai Fengyun X3L, tapi mobilnya malah mati mesin, mundur sendiri, dan nabrak pagar pembatas? Aku pernah lihat jalan masuk rumah di komplekku yang lebih curam dari itu.
Yang paling menyakitkan? Mereka bilang keberhasilan hanya tergantung pada ban atau traksi yang lebih baik. Tapi saat tali pengaman macet di roda, fisika bertindak seperti biasa: merendahkan mereka. Dan sekarang kita punya video viral yang setengah iklan mobil, setengah dokumenter bencana.
Pakai taman nasional buat aksi mobil berisiko tinggi? Itu bukan pemasaran, tapi kebangkrutan moral. Bagaimana kalau ada yang terluka? Bagaimana kalau arsitektur alamnya rusak? Hanya karena sesuatu secara teknis mungkin, bukan berarti harus dilakukan.
Oke, aku akui saja. Aku bagian dari tim yang ngusul ini. Kami mau sesuatu yang epik. Nggak ada yang nyangka tali bakal putus. Bukan berarti kami mengabaikan keselamatan—ada tim di lokasi, cuma... Hukum Murphy bekerja keras kali ini.
Sebagai konteks: tangga-tangga itu dipahat di tebing yang hampir vertikal dengan kemiringan lebih dari 60 derajat. Bahkan kalau jalan kaki, sangat melelahkan dan berbahaya. Mengirim SUV seberat dua ton ke sana bukan cuma berisiko—itu bentuk ketidakmenghormatan secara geologis.
Ah iya, ujian 'trust fall' klasik buat SUV: suruh naik 999 anak tangga, pasang tali tipis, lalu berdoa biar hukum fisika nggak sadar. Bocoran: dia sadar. Dan sekarang kita tahu fitur utama Fengyun X3L adalah transmisi mundur.
Aku menghargai upaya Chery memamerkan teknologi Tiongkok. Tapi melakukannya di Gunung Tianmen? Setelah permintaan maaf? Rasanya kebanggaan nasional ikut terjatuh bareng mobil itu.
2018: Kami naik Tangga Surga dengan penuh martabat. 2024: Seseorang bawa skuter ke Pegunungan Alpen. Jangan ikut-ikutan, Chery.
Oh lihat, permintaan maaf ala 'kami sangat merenungkan'. Khas omong kosong perusahaan. Sementara itu, tim media sosial mereka mungkin sudah nulis postingan blog 'pelajaran yang diambil'. PR krisis 101.
Titik berat, semua. SUV tinggi di tanjakan 60 derajat dengan anak tangga sempit? Itu bukan tantangan. Itu soal ujian fisika.