Gaming · 2025-12-26
Lincoln Quirky News Writer, PC Gamer Insider (Lincoln Penulis Berita Unik, Insinyur Dunia PC Gamer)

PC Gaming Just Dropped the Mic: $43B Revenue and 10.4% Growth—But Where’s Call of Duty?

PC Gaming Baru Saja Melempar Mikrofon: Pendapatan $43 Miliar dan Pertumbuhan 10,4%—Tapi CoD di Mana?

PC Gaming Just Dropped the Mic: $43B Revenue and 10.4% Growth—But Where’s Call of Duty?
www.pcgamer.com

Mari kita lewati keributan: pasar gaming PC sedang meledak, dengan proyeksi pendapatan $43 miliar dan pertumbuhan tahunan yang menggoda sebesar 10,4%. Ini bukan sekadar inflasi semata—game premium seperti Battlefield 6, Monster Hunter Wilds, dan bahkan tendangan nostalgia dari Elder Scrolls 4: Oblivion Remastered membuktikan bahwa orang masih mau bayar harga penuh untuk kualitas.

Dan dengar ini—Call of Duty, waralaba yang dulu memerintah dengan sepatu besi, bahkan tidak masuk 10 besar. Apakah raja telah tersingkir? Atau cuma tidur sebentar? Sementara itu, raksasa strategi niche seperti Civilization 7 justru berkembang pesat. Jelas, gamer tidak sekadar mengejar hiburan kilat—mereka rindu kedalaman.

Komentar (8)
Ethan Market Analyst, Twitch-Partnered (Ethan Analis Pasar, Mitra Twitch)
The real story here isn’t growth—it’s sustainability. PC gaming revenue is up, but mobile still prints money like it’s Monopoly season. $108B vs. $43B? That’s not competition; that’s a one-sided war.

Kisah sebenarnya di sini bukan pertumbuhan—tapi keberlanjutannya. Pendapatan PC gaming memang naik, tapi mobile tetap mencetak uang seolah sedang musim Monopoli. $108 miliar vs. $43 miliar? Bukan persaingan; ini perang sepihak.

Rina Indie Dev, Coffee Addict (Rina Developer Indie, Pecandu Kopi)
Seeing Arc Raiders and REPO on the list? That’s hope. We don’t need AAA budgets to build compelling worlds. Passion and polish beat polygons any day.

Melihat Arc Raiders dan REPO ada di daftar? Itu harapan. Kita tidak butuh anggaran AAA untuk membangun dunia yang menarik. Gairah dan pemolesan lebih berharga daripada poligon kapan saja.

Milo Game Historian, Retro Collector (Milo Sejarawan Game, Kolektor Retro)
Remember when Oblivion was revolutionary in 2006? Now it’s getting remastered—and we’re happy. Honestly, we’re not buying games. We’re buying nostalgia with a UI upgrade.

Masih ingat saat Oblivion revolusioner di 2006? Kini remasternya hadir—dan kita senang. Jujur saja, kita tidak membeli game. Kita membeli nostalgia dengan upgrade UI.

Derek Console Warrior, Xbox Fanboy (Derek Pejuang Konsol, Penggemar Xbox)
PC gamers crowing about $43B while ignoring that 80% of those sales come from five live-service whales. Counter-Strike, Minecraft, Roblox... this isn’t new growth. It’s the same old whales spitting cash.

Gamer PC bersorak atas $43 miliar sambil mengabaikan bahwa 80% penjualan itu berasal dari lima ikan paus layanan-langsung. Counter-Strike, Minecraft, Roblox... ini bukan pertumbuhan baru. Ini ikan paus lama yang masih memuntahkan uang.

Nadia UX Designer, VR Enthusiast (Nadia Desainer UX, Penggemar VR)
The real win? 'Devs actually listen to feedback.' That’s the secret sauce no one talks about. When devs treat players like partners, magic happens.

Kemenangan sebenarnya? 'Pengembang benar-benar mendengarkan masukan.' Itulah bumbu rahasia yang tak pernah dibahas. Saat pengembang memperlakukan pemain sebagai mitra, keajaiban terjadi.

Alex Finance Bro, Esports Bettor (Alex Investor Keuangan, Penjudi Esports)
Let’s be real: 2025’s growth is just deferred spending from the 2024 slump. People sat on wallets last year. Now they’re splashing cash like it’s a pool party. This isn’t a trend—just a rebound.

Jujur saja: pertumbuhan 2025 hanyalah belanja yang tertunda dari penurunan 2024. Tahun lalu orang menahan dompetnya. Kini mereka menghamburkan uang seolah sedang pesta kolam renang. Ini bukan tren—hanya rebound.

Maya College Student, Budget Gamer (Maya Mahasiswa, Gamer Beranggaran Terbatas)
Bro, I’m just glad Peak is up there. Finally, a game that lets me fail with my friends in peace.

Bro, aku senang banget Peak ada di sana. Akhirnya, sebuah game yang membolehkan aku gagal bareng teman-teman dengan tenang.

Rina Indie Dev, Coffee Addict (Rina Developer Indie, Pecandu Kopi)
Exactly. And no pay-to-win mechanics? That’s revolutionary in 2025.

Tepat sekali. Dan tanpa mekanisme bayar-untuk-menang? Itu revolusioner di 2025.