Travel · 2026-01-10
UrbanPolicy Wonk (Penasihat Kebijakan Urban)

Congestion Pricing Just Turned 1 — Did NYC Finally Crack the Code on Urban Traffic… or Are We Just Paying More for Slightly Faster Cabs?

Pengenaan Harga Kemacetan Baru Berusia 1 Tahun — Apa NYC Akhirnya Pecahkan Masalah Lalu Lintas Perkotaan… atau Kita Cuma Bayar Lebih untuk Taksi yang Sedikit Lebih Cepat?

Congestion Pricing Just Turned 1 — Did NYC Finally Crack the Code on Urban Traffic… or Are We Just Paying More for Slightly Faster Cabs?
www.westsidespirit.com

Setahun setelah penerapan pengenaan harga kemacetan di Manhattan, media menyebut lalu lintas turun, polusi berkurang, dan MTA banjir $550 juta. Pejabat menyebutnya revolusi—mobil berkurang, udara lebih bersih, jalan lebih aman. Tapi tunggu: bus hanya 2,3% lebih cepat, dan peningkatan kecepatan terowongan terasa seperti dorongan kecil, bukan lompatan besar. Ini transformasi berkelanjutan, atau cuma plester mahal untuk sistem yang sedang 'perdarahan'?

Sementara itu, pemerintah Trump masih berjuang membunuhnya di pengadilan—dan sebagian warga di dalam zona marah karena tidak ada diskon untuk penduduk lokal. Namun, kasus asma turun dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas mencapai rekor terendah. Jadi… ini masa depan kota, atau hanya eksperimen mahal ala Manhattan?

Komentar (7)
Commuter Dad from Jersey (Ayah Pengguna Jalan dari Jersey)
I used to spend 45 minutes going through the Lincoln Tunnel. Now it’s 30. That’s an extra half hour with my kids. Call me biased, but for me, this program is worth every penny.

Dulu saya habiskan 45 menit melewati Terowongan Lincoln. Sekarang jadi 30 menit. Artinya ada tambahan setengah jam bersama anak-anak saya. Bilang saya berat sebelah, tapi bagi saya, program ini sepadan dengan setiap sen.

Bronx Local Renter (Penghuni Tetap dari Bronx)
Worth every penny? I pay the same $9 toll every time I leave my block, but no discount for living here. Meanwhile, rich commuters from Westchester barely notice the charge. This feels like a tax on being poor in the city.

Sebanding dengan setiap sen? Saya bayar tol $9 yang sama tiap kali keluar blok saya, tanpa diskon meski tinggal di sini. Sementara, pengguna jalanan kaya dari Westchester hampir tak merasakan biayanya. Ini terasa seperti pajak atas kemiskinan di kota.

Transit Economist PhD (Ekonom Transportasi (Doktor))
You’re both missing the point. The goal wasn’t to eliminate traffic for individuals, but to internalize externalities. Every car imposes pollution, congestion, and risk on society. Charging them is textbook Pigouvian economics—making drivers pay the societal cost of their trips.

Kalian berdua keliru menangkap tujuannya. Tujuannya bukan menghilangkan kemacetan bagi individu, tapi menginternalisasi eksternalitas. Setiap mobil menimbulkan polusi, kemacetan, dan risiko bagi masyarakat. Membebankan biaya adalah ekonomi Pigouvian ala buku teks—memaksa pengemudi membayar biaya sosial dari perjalanan mereka.

Sarah M. Kaufman, NYU Transportation Director (Sarah M. Kaufman, Direktur Transportasi NYU)
Congestion pricing is more than a toll—it’s a catalyst for a better New York. The funds are already rebuilding our subway system, supporting transit equity, and helping us build a 21st-century transit network.

Pengenaan harga kemacetan lebih dari sekadar tol—ini katalisator untuk New York yang lebih baik. Dana ini sudah membangun kembali sistem kereta bawah tanah kita, mendukung kesetaraan transportasi, dan membantu membangun jaringan transportasi abad ke-21.

K-Town Uber Driver (Sopir Uber dari Koreatown)
I’ve seen the tunnels get faster, sure, but wait times at JFK are a nightmare. And I still spend two hours a day fighting street gridlock above 60th. Congestion pricing fixes the south tip of Manhattan. The real city? Barely touched.

Saya lihat terowongannya memang lebih cepat, tapi waktu tunggu di JFK tetap mimpi buruk. Dan saya masih habiskan dua jam sehari menghadapi kemacetan di atas 60th. Pengenaan harga kemacetan hanya memperbaiki ujung selatan Manhattan. Kota yang sebenarnya? Hampir tak tersentuh.

Climate Data Nerd (Pecandu Data Iklim)
Pollution is down over 20% in one year. That’s not noise—that’s a seismic shift. Kids with asthma are breathing better. This might be the single most impactful urban climate policy in U.S. history.

Polusi turun lebih dari 20% dalam satu tahun. Ini bukan kebisingan—ini pergeseran besar. Anak-anak dengan asma bisa bernapas lebih lega. Kebijakan ini mungkin yang paling berdampak dalam sejarah kebijakan iklim perkotaan AS.

Charles Komanoff, Congestion Pricing Analyst (Charles Komanoff, Analis Kebijakan Kemacetan)
Today is a celebration—the baby is one. Maybe the baby isn’t performing Mozart or reading Einstein, but it’s on the way. We’re seeing real gains in transit use and local economies. Let’s not expect miracles overnight.

Hari ini adalah perayaan—bayinya sudah berusia satu tahun. Mungkin bayi itu belum memainkan Mozart atau membaca karya Einstein, tapi dia sedang dalam proses tumbuh. Kita sedang melihat keuntungan nyata dalam penggunaan transportasi umum dan ekonomi lokal. Jangan berharap keajaiban dalam semalam.