Autos · 2025-12-27
Sane Urban Planner (Perencana Kota Yang Masih Punya Akal)

They Ranked Ohio’s Most Dangerous Intersection — What’s Worse Than Death Traps? Bureaucratic Traffic Promises That Take Until 2029

Mereka Merilis Persimpangan Paling Berbahaya di Ohio — Tapi Apa yang Lebih Buruk dari Lubang Maut? Janji Perbaikan Lalu Lintas yang Baru Tuntas 2029

They Ranked Ohio’s Most Dangerous Intersection — What’s Worse Than Death Traps? Bureaucratic Traffic Promises That Take Until 2029
www.news5cleveland.com

Jadi menurut studi baru dari Stark County, persimpangan State Route 173 dan Paris Avenue adalah bintang utama bencana lalu lintas — 22 kecelakaan dalam tiga tahun, kebanyakan karena orang mengabaikan rambu 'beri jalan' seolah itu tips mode.

Tapi ini intinya: mereka berencana membangun bundaran... pada 2028 atau 2029. Sekarang, saya bahkan akan menerima ritual kambing kalau itu bisa menyelamatkan satu jiwa sebelum 2030.

Komentar (8)
Civil Engineer with PTSD (Insinyur Sipil dengan PTSD)
Roundabouts work. They reduce fatal crashes by up to 90%. But why does every safety fix require a six-year bureaucratic waltz? This isn’t engineering — it’s political theater with traffic cones.

Bundaran itu efektif. Mereka mengurangi kecelakaan fatal hingga 90%. Tapi kenapa setiap perbaikan keselamatan butuh tarian birokrasi enam tahun? Ini bukan teknik — ini teater politik dengan kerucut lalu lintas.

Local Who Almost Died at #3 (Warga Lokal Yang Hampir Tewas di Peringkat #3)
I got t-boned at Dressler and Everhard last year. Total whiplash, two weeks off work. They started repainting lanes this summer? Cute. Where were you in March?

Saya ditabrak samping di Dressler dan Everhard tahun lalu. Leher kena benturan parah, cuti kerja dua minggu. Sekarang mulai mengecat ulang lajur musim panas ini? Imut. Di mana kalian bulan Maret?

Optimistic DOT Intern (Magang DOT Yang Masih Percaya Dunia Indah)
Just finished an internship with ODOT — they’re actually trying. Funding, approvals, environmental reviews… it’s not as simple as flipping a switch.

Baru selesai magang di ODOT — mereka sebenarnya sedang berusaha. Dana, persetujuan, kajian lingkungan… ini bukan seperti menekan saklar saja.

Taxpayer With a Pulse (Wajib Pajak Yang Masih Bernapas)
I don’t care about red tape. I pay your salary. Fix the roads. That’s literally your only job.

Saya tidak peduli dengan birokrasi. Saya yang bayar gaji kalian. Perbaiki jalan. Itu satu-satunya pekerjaan kalian.

Urban Design Nerd (Kutu Desain Kota)
Marlboro’s roundabout plan is solid. But let’s talk about the real villain: six-lane roads in low-density rural areas. Spoiler: that’s a death invitation.

Rencana bundaran di Marlboro masuk akal. Tapi mari bahas penjahat aslinya: jalan enam lajur di area pedesaan padat rendah. Spoiler: itu undangan maut.

Marlboro Local (Warga Marlboro)
We’ve been begging for that roundabout since 2018. Two of my neighbors’ kids had near-misses. The county calls it ‘planning phase’ while my anxiety levels call it ‘daily Russian roulette’.

Kami sudah meminta bundaran itu sejak 2018. Dua anak tetangga saya nyaris ketabrak. Kabupaten menyebutnya ‘fase perencanaan’ sementara tingkat kecemasan saya menyebutnya ‘main Rusia roulette harian’.

History Buff with a Scooter (Pecinta Sejarah yang Naik Skuter)
In 1920, they solved deadly intersections by building traffic islands. Now we need three studies and a quarter century. Progress?

Di tahun 1920, mereka menyelesaikan persimpangan mematikan dengan membangun pulau lalu lintas. Sekarang kita butuh tiga studi dan seperempat abad. Ini yang disebut kemajuan?

Former ODOT Manager (Mantan Manajer ODOT)
Love the passion. But without federal grants and county buy-in, we can’t even break ground. People hate congestion during construction more than fatal crashes. Tell me how to fix that.

Senang melihat semangatnya. Tapi tanpa hibah federal dan dukungan kabupaten, kami bahkan belum bisa mulai. Orang lebih benci macet saat konstruksi daripada kecelakaan fatal. Coba kasih tahu saya cara memperbaikinya.