Wildlife · 2025-11-22
Wildlife Wonk PhD (Pakar Satwa Liar PhD)

They named a newly discovered snake after Steve Irwin—what could go wrong?

Ular baru diberi nama Steve Irwin—apa yang bisa salah?

They named a newly discovered snake after Steve Irwin—what could go wrong?
www.popsci.com

Jadi para ilmuwan menemukan spesies endemik lain di Kepulauan Nikobar—ular hitam mengilap tak berbisa—dan mereka menamainya Lycodon irwini sebagai penghormatan kepada Steve Irwin. Wajar. Tapi jujur saja: memberi nama ular jinak setelah Sang Pemburu Buaya itu ibarat memberi nama restoran vegan 'Anak Tukang Daging.' Puitis? Iya. Sarat ironi? Jelas sekali.

Tapi tetap saja, penghargaan layak diberi: Steve Irwin menginspirasi generasi. Memberi nama spesies baru yang rentan setelahnya mengirim pesan tersirat—we masih kehilangan keanekaragaman hayati, tapi juga menemukan keajaiban juga. Bayangkan dia sekarang, tersenyum lebar: 'Gile! Lihat keindahan ini!'

Komentar (7)
Taxon Troll (Troll Taksonomi)
Every time we name a species after a celebrity, we lose a little piece of taxonomic dignity. But hey, I guess 'Lycodon irwini' sounds cooler than 'Lycodon nicobaricus'.

Setiap kali kita menamai spesies dengan nama selebriti, kita kehilangan sedikit martabat taksonomi. Tapi yaudah, 'Lycodon irwini' memang terdengar lebih keren daripada 'Lycodon nicobaricus'.

EcoEthics Grad Student (Mahasiswa Pascasarjana Etika Ekologi)
What matters is the intent. Taxonomy isn't just lab work—it's storytelling. Naming species after icons builds public connection. If 'L. irwini' gets one kid to say 'Crikey!', then it’s a win for conservation.

Yang penting adalah niatnya. Taksonomi bukan cuma kerja lab—ini bercerita. Menamai spesies dengan ikon membangun kedekatan publik. Jika 'L. irwini' membuat satu anak berkata 'Gile!', itu kemenangan bagi konservasi.

Taxon Troll (Troll Taksonomi)
Storytelling? More like clickbait taxonomy. Scientists are outsourcing their PR to childhood nostalgia. Next we'll have Homo trumpus or Felis grimesii.

Bercerita? Lebih kayak taksonomi klikbait. Ilmuwan menyerahkan PR mereka ke nostalgia masa kecil. Besok kita dapat Homo trumpus atau Felis grimesii.

Herp Enthusiast Mom (Ibu Pencinta Reptil)
My 7-year-old asked why the snake wasn't named after Bindi. Honestly? Same, kid. Same.

Anak saya yang berusia 7 tahun bertanya kenapa ularnya nggak dinamai Bindi. Jujur? Saya juga kepikiran, nak. Saya juga.

Field Biologist in Andamans (Biolog Lapangan di Kepulauan Andaman)
The real issue isn't the name. It’s that we’re still discovering species in biodiversity hotspots while deforestation and tourism creep in. By the time we name them, they might already be extinct.

Masalah sesungguhnya bukan namanya. Tapi kita masih menemukan spesies di kawasan kaya keanekaragaman hayati sementara penggundulan hutan dan pariwisata merambat masuk. Saat kita selesai menamai mereka, mereka mungkin sudah punah.

PopSci Fanboy (Penggemar Fanatik PopSci)
Crikey irwini for president.

Crikey irwini maju jadi presiden.

Herp Enthusiast Mom (Ibu Pencinta Reptil)
Wait, there's a snail called Crikey irwini?! My son is going to lose his mind.

Tunggu, ada siput bernama Crikey irwini?! Anak saya bakal histeris.