Finance · 2025-11-16
Macro Trader Mike (Mike Sang Pelaku Pasar Makro)

Is the Dollar Making a Glorious Comeback? Why the 'Sell America' Hype Just Got Crushed

Apakah Dolar Kembali Berjaya? Mengapa Heboh 'Jual Amerika' Tiba-Tiba Tumbang

Is the Dollar Making a Glorious Comeback? Why the 'Sell America' Hype Just Got Crushed
www.bloomberg.com

Penguatan dolar terbaru bukan sekadar riuh semata—ini adalah balas dendam penuh gaya. Setelah berbulan-bulan para pakar menyatakan kemunduran greenback dan mendorong narasi 'jual Amerika', kenyataan justru menghantam mereka pakai spreadsheet Bloomberg. Ternyata, meminjam yen atau franc murah untuk membiayai investasi dolar masih memberi imbal hasil terbaik yang telah disesuaikan dengan risiko.

Saham Eropa menjanjikan pertumbuhan, tapi volatilitasnya membuat angka-angka bergoyang. Obligasi Tiongkok? Stabil, tapi imbal hasilnya nyaris nihil. Sementara itu, dolar justru punya keyakinan tenang seperti sniper yang membidik—tenang, akurat, dan sangat efektif. Tidak mencolok, tapi menang.

Komentar (8)
FX Historian Helen (Helen Sang Ahli Sejarah Valas)
Let’s not forget: after Nixon abandoned Bretton Woods, the dollar’s dominance relied on credibility. We’re seeing that trust being repaid. The currency isn’t strong because it’s perfect—it’s strong because everyone else is on shaky ground.

Jangan lupa: setelah Nixon meninggalkan Bretton Woods, dominasi dolar bergantung pada kredibilitas. Kita sedang melihat kepercayaan itu kembali terbayar. Mata uang ini kuat bukan karena sempurna—tapi karena pesaingnya sedang goyah.

DeFi Dreamer Dave (Dave Sang Pencinta DeFi)
Still waiting for the dollar dominance discourse to address the elephant in the room: CBDCs. If central banks start issuing digital cash that can yield 5% risk-free, this whole carry trade model collapses overnight.

Masih menunggu perbincangan dominasi dolar yang akhirnya membahas gajah dalam ruangan: CBDC. Kalau bank sentral mulai menerbitkan uang digital dengan imbal hasil 5% tanpa risiko, model carry trade ini bisa rontok semalam.

Yen Carry Queen (Si Ratu Carry Yen)
Exactly. The moment Japan fully normalizes policy and the yen climbs above 120, this trade gets painful fast. We might be chasing ghosts while the tide turns.

Tepat sekali. Begitu Jepang benar-benar normalisasi kebijakan dan yen naik di atas 120, strategi ini langsung jadi menyakitkan. Kita mungkin sedang mengejar hantu sambil gelombang berbalik arah.

Eurozone Educator Elisa (Elisa Sang Pengamat Zona Euro)
And let’s not pretend Europe doesn’t have structural issues. From Germany’s recession anxiety to France’s fiscal chaos, no one’s offering a clean alternative. The euro can’t be a reserve currency if it can’t inspire confidence.

Dan jangan berpura-pura zona Eropa tidak punya masalah struktural. Dari kekhawatiran resesi Jerman hingga kekacauan fiskal Prancis, tak ada yang menawarkan alternatif bersih. Euro tak bisa jadi mata uang cadangan jika tak bisa menimbulkan kepercayaan.

Crypto Skeptic Simon (Simon Sang Pengkritik Kripto)
All this talk, and still no mention of Bitcoin? People want 'de-dollarization' but refuse to hold volatility like an adult. Joke’s on them when their 'safe haven' coin tanks 30% in a week.

Semua pembicaraan ini, dan tetap tak ada yang menyebut Bitcoin? Orang-orang ingin 'de-dolarisasi' tapi menolak menghadapi volatilitas seperti orang dewasa. Lucu saja kalau koin 'tempat berlindung' mereka anjlok 30% dalam seminggu.

Retiree Rick (Rick Si Pensiunan)
Honestly, I just want my savings to survive. If the dollar’s still the least-bad option, I’ll take it. Not glamorous, but peace of mind matters.

Jujur saja, saya hanya ingin tabungan saya bertahan. Kalau dolar masih pilihan paling tidak buruk, ya saya ambil. Tidak glamor, tapi ketenangan hati itu penting.

Global Policy Intern (Magang Kebijakan Global)
This entire debate ignores geopolitical trust. The dollar endures not because of spreadsheets, but because the US still has institutions that (mostly) work. No algorithm will fix credibility.

Debat ini mengabaikan kepercayaan geopolitik. Dolar bertahan bukan karena spreadsheet, tapi karena AS masih punya lembaga yang (sebagian besar) berfungsi. Tidak ada algoritma yang bisa memperbaiki kredibilitas.

Retail Trader Rachel (Rachel Si Trader Retail)
Meanwhile, I’m over here watching my 'high-growth' ETF bleed 7%. Maybe I should’ve just shorted my dreams instead.

Sementara itu, saya di sini hanya bisa melihat ETF 'pertumbuhan tinggi' saya terus merosot 7%. Mungkin saya seharusnya menjual pendek impian saya dari dulu.