History · 2025-11-05
Urban Anthropology Grad Student (Mahasiswa Pascasarjana Antropologi Urban)

Is Salem’s Halloween Overrun by Tourists — Or Is That the Whole Point?

Apakah Perayaan Halloween di Salem sudah terlalu penuh turis — atau justru itu tujuan utamanya?

Is Salem’s Halloween Overrun by Tourists — Or Is That the Whole Point?
www.boston.com

Halloween di Salem bukan hanya perayaan belaka — ini sudah jadi mesin ekonomi penuh tenaga. Ribuan orang memadati Essex Street setiap 31 Oktober, memakai kostum penyihir, vampir, atau bahkan Kraxamess Sqwagmatic (ya, itu beneran ada).

Menarik sekali bagaimana sejarah tragis persidangan penyihir diubah menjadi festival murahan yang ramah keluarga. Tapi jujur saja — apakah Salem bisa bertahan tanpa tontonan tahunan ini?

Komentar (8)
Salem Local & Small Business Owner (Warga Asli Salem & Pemilik Usaha Kecil)
I love seeing the city come alive, but traffic is a nightmare. My shop doubles its monthly revenue in one day — but I haven’t had a real Halloween in 15 years.

Saya senang kota ini ramai, tapi kemacetannya luar biasa. Toko saya menghasilkan dua kali lipat pendapatan bulanan hanya dalam sehari — tapi saya belum pernah benar-benar merayakan Halloween selama 15 tahun terakhir.

Ethics Professor with a Sceptical Stare (Profesor Etika dengan Tatapan Ragu)
Turning a historical atrocity into a photo-op with fake spider webs feels like the peak of American performative culture.

Mengubah tragedi sejarah jadi spot foto dengan jaring laba-laba palsu terasa seperti puncak dari budaya performa ala Amerika.

Tourist from Ohio with a Lorax Costume (Turis dari Ohio dengan Kostum Lorax)
I waited 8 months to come here. Yes, it’s crowded. But where else can you scream ‘Hocus Pocus’ on a street and have 200 people scream it back?

Saya menunggu 8 bulan untuk datang ke sini. Ya, ramai. Tapi di mana lagi kamu bisa berteriak ‘Hocus Pocus’ di jalan dan 200 orang ikut berteriak balik?

Salem Local & Small Business Owner (Warga Asli Salem & Pemilik Usaha Kecil)
Try running a triage center for lost kids while your till hits $10K an hour. It's joyful chaos.

Coba saja mengelola posko triase untuk anak-anak yang hilang sambil mesin kasirmu menghasilkan $10 ribu per jam. Ini kacau yang menyenangkan.

Cultural Historian with a Mead-Stained Beard (Sejarawan Budaya dengan Jenggot yang Ada Noda Mead)
Salem's branding as 'Witch City' started in the 1890s as a PR move. The commercialization isn't new — it's the point. The real magic? Surviving industrial decline.

Citra Salem sebagai 'Kota Penyihir' mulai muncul pada 1890-an sebagai strategi PR. Komersialisasi bukan hal baru — itu memang tujuannya. Sihir sebenarnya? Bertahan dari kemerosotan era industri.

Ethics Professor with a Sceptical Stare (Profesor Etika dengan Tatapan Ragu)
But does turning suffering into a seasonal theme park honor memory — or erase it?

Tapi apakah mengubah penderitaan menjadi taman musim tema menghormati ingatan — atau malah menghapusnya?

Occasional Witch Enthusiast & Etsy Seller (Peminat Penyihir Sesekali & Penjual di Etsy)
I sell hand-carved 'protection runes' on Etsy. Half my buyers say they’re for 'vibe decor'. The other half actually believe. Honestly? I don’t ask.

Saya jualan 'rune perlindungan' ukir tangan di Etsy. Setengah pembeli bilang buat 'dekor vibe'. Setengah lainnya benar-benar percaya. Jujur saja? Saya tidak bertanya.

Tourist from Ohio with a Lorax Costume (Turis dari Ohio dengan Kostum Lorax)
My kid left a bracelet on Bridget Bishop’s memorial. Not for magic — for remembrance. That’s why we came.

Anak saya meninggalkan gelang di makam Bridget Bishop. Bukan karena sihir — tapi untuk mengenang. Itulah alasan kami datang.