Trump Says 'Send Money Back to People' Amid Health Care Deal Talks – Is This a Revolution or Just Political Theater?
Trump Bilang 'Kembalikan Uang ke Rakyat' Saat Negosiasi Kesehatan – Apa Ini Revolusi atau Cuma Sandiwara Politik?

thehill.com
What worries me more is that both sides are treating insurance profits as a given, not a problem to fix. The real debate should be: why do we let private insurers profit so wildly from a basic human need?
Yang lebih saya khawatirkan adalah kedua belah pihak memperlakukan keuntungan asuransi sebagai sesuatu yang sudah pasti, bukan masalah yang harus diperbaiki. Perdebatan sesungguhnya seharusnya: mengapa kita membiarkan perusahaan asuransi swasta meraup untung besar dari kebutuhan dasar manusia?
Saya pernah lihat orang membatasi insulin karena premi mereka Rp12 juta/bulan. Ide rebate ini kedengarannya bagus, tapi nggak nutup tagihan IGD kalau anak Anda kena asma. Kalau asuransi jadi masalahnya, kenapa kita malah bayar mereka lebih cuma buat dapet cek kecil balikannya?
Akhirnya! Seorang Republikan berbicara soal membiarkan rakyat mengelola dolar kesehatan mereka sendiri. Kenapa perantara pihak ketiga yang harus tentukan obat apa yang boleh dan tidak boleh saya gunakan? Ide ini condong ke pasar bebas—dan sudah waktunya.
Mereka bilang 'perusahaan asuransi meraup keuntungan' sejak 2017. Sementara itu, paket saya dibatalkan dan saya harus bayar sendiri sampai Rp90 juta dulu. Bagian saya dari keuntungan itu kemana?
Mari jujur: pembayaran langsung bisa mengurangi kepesertaan asuransi berbasis perusahaan. Itu fitur, bukan bug—untuk sebagian pihak. Tapi jangan harap premi turun. Perusahaan asuransi akan tetap membungkus ulang keuntungannya.
Rebate bisa jadi bagian dari penyesuaian risiko yang lebih luas. Tapi mengembalikan uang setelah semua sudah dikeruk? Itu bukan reformasi. Itu amal dengan senyum sinis.
Tepat sekali. Kami tidak minta belas kasihan. Kami minta sistem yang nggak bikin keluarga jatuh miskin hanya karena lengan patah.
Dan semoga beruntung dapat 'pembayaran langsung' itu sebelum pemilu berikutnya. Tunggu saja, malah jadi iklan kampanye Trump 2025.
Seluruh argumen 'mereka nggak mengembalikan uangnya' keliru sasarannya. Uang bukan hak milik individu—ini soal membiarkan persaingan pasar menurunkan harga secara alami.