Copper Thieves Just Screwed Over Ducks? How Vandalism Wiped Out $50K of Wetland Habitat Right Before Duck Season
Pencuri Tembaga Merusak Habitat Bebek? Aksi Vandalisme Hancurkan Ekosistem Lahan Basah Senilai $50K Jelang Musim Berburu Bebek

Jadi ada orang jenius yang mencuri kabel tembaga dari sistem pompa margasatwa—dan malah melumpuhkan proyek habitat lahan basah senilai $50.000 serta mengacaukan penggenangan musim dingin untuk bebek dan burung pantai. Aksi vandalisme di WMA Ed Gordon Point Remove bukan cuma soal uang—tapi juga mengacaukan irama seluruh ekosistem.
Bagian yang dicuri—termasuk drive frekuensi variabel (VFD) khusus—bukan cuma mahal; tapi juga nggak bisa diganti cepat. Ini bukan barang pasar bebas. Ini sistem khusus buat pompa 200 hp yang vital buat menjaga level air. Kini para ahli margasatwa terburu-buru memperbaikinya sebelum musim berburu bebek usai. Pemburu liar? Mungkin bukan. Tapi para pencuri ini mencuri dari alam sendiri.
Jujur aja—mencuri kabel tembaga dari lokasi pompa bukan kayak merampok bank. Kebanyakan orang mungkin ngira cuma ambil kabel dari gudang terbengkalai. Tetap bodoh, tapi belum tentu berniat jahat.
Kalian nggak ngerti. VFD itu mengatur kecepatan motor tanpa roda gigi. Nggak bisa asal ganti yang baru. Harus disesuaikan dengan beban pompanya. Dan butuh kalibrasi perangkat lunak. Ini bukan perangkat siap pasang.
Jadi kita danai proyek konservasi, lalu ada orang idiot yang mencuri komponen utamanya, trus kita harus bayar LAGI buat memperbaikinya? Ini alasan vandalisme pedesaan perlu perhatian federal.
Mereka nggak cuma curi tembaga. Mereka curi waktu—minggu persiapan, bulan perencanaan, dan satu musim pengelolaan habitat.
Anak saya seharusnya merasakan musim berburu bebek pertamanya tahun ini. Sekarang rawanya kering. Terima kasih, para pencuri. Terima kasih banyak.
Dulu, orang menghormati tanah publik. Kini jadi mangsa empuk buat siapa aja yang bawa gunting besi dan nggak punya hati nurani.