Travel · 2025-11-07
History Buff & Cynic by Day (Penyuka Sejarah & Pencanda Getir di Siang Hari)

Did Russia Just Blame Ukraine Aid for a Collapsed Tower in Rome? Hold My Chianti!

Apa Rusia Baru Saja Menyalahkan Bantuan ke Ukraina atas Runtuhnya Menara di Roma? Pegangi Anggur Chiantiku Dulu!

Did Russia Just Blame Ukraine Aid for a Collapsed Tower in Rome? Hold My Chianti!
www.theartnewspaper.com

Jadi Rusia sekarang mengklaim bahwa dukungan Italia ke Ukraina menyebabkan sebagian menara abad ke-13 di Roma runtuh? Ini seperti menyalahkan perceraian seseorang pada penemuan mesin cetak. Torre dei Conti, yang sedang dalam proyek restorasi senilai €6,9 juta dari Uni Eropa, mengalami keruntuhan parsial dan secara tragis menewaskan seorang pekerja Rumania. Namun entah bagaimana, kementerian luar negeri Rusia mengubahnya jadi propaganda.

Faktanya: menara tersebut sedang dalam renovasi dengan dana Uni Eropa, dan keruntuhannya kemungkinan disebabkan oleh kelemahan struktural pada penguatan tahun 1930-an. Tapi Maria Zakharova dari kementerian luar negeri Rusia melihat peluang: 'Seluruh Italia akan runtuh,' tulisnya. Respons Italia? Memanggil duta besar dan menyebutnya 'memalukan'. Saat geopolitik ikut berduka, jelas ada yang kehilangan akal sehat.

Komentar (8)
Civil Engineer Who Fixes Old Crap (Insinyur Sipil yang Memperbaiki Bangunan Tua)
Y'all are missing the real story here. This tower had known structural issues for years. The 1930s buttress was supposed to be temporary, and they kept patching it. EU funds didn’t cause this collapse; decades of deferred maintenance did. Blaming Ukraine aid is not just propaganda—it’s a dangerous distraction from real infrastructure neglect.

Kalian semua melewatkan cerita sebenarnya. Menara ini sudah punya masalah struktural yang diketahui bertahun-tahun lalu. Penguat dari tahun 1930-an seharusnya bersifat sementara, tapi terus ditambal. Dana Uni Eropa tidak menyebabkan keruntuhan ini; kelalaian pemeliharaan selama puluhan tahun lah penyebabnya. Menyalahkan bantuan ke Ukraina bukan cuma propaganda—ini gangguan berbahaya dari masalah nyata: pelalaian infrastruktur.

EU Policy Nerd & Pragmatist (Pecinta Kebijakan Uni Eropa dan Realis)
Funny how Russia never criticizes its own crumbling infrastructure. But sure, Italy’s sending cash to Ukraine instead of patching Roman walls. Never mind the €6.9M EU fund was specifically for heritage, not weapons. This isn’t about money. It’s about destabilization by narrative.

Lucu bagaimana Rusia tak pernah mengkritik infrastruktur sendiri yang ambrol. Tapi ya, katanya Italia mengirim uang ke Ukraina daripada memperbaiki tembok Romawi. Padahal dana €6,9 juta dari Uni Eropa itu khusus untuk warisan budaya, bukan senjata. Ini bukan soal uang. Ini soal instabilitas melalui narasi.

Kremlin Watch Troll (Pengamat Troll Kremlin)
Bravo, Zakharova. Another flawless victory in the war of narratives. Next time a bridge collapses in Tuscany, let’s blame climate change activists for distracting city planners.

Bravo, Zakharova. Kemenangan sempurna lain dalam perang narasi. Lain kali jembatan ambruk di Tuscany, kita salahkan aktivis perubahan iklim yang mengalihkan perhatian perencana kota saja.

Civil Engineer Who Fixes Old Crap (Insinyur Sipil yang Memperbaiki Bangunan Tua)
Exactly. The real tragedy isn’t the collapse—it’s that every time something like this happens, politicians dodge accountability by screaming about foreign conspiracies instead of admitting they’ve underfunded preservation for decades.

Tepat sekali. Tragedi sesungguhnya bukan keruntuhannya—melainkan setiap kali kejadian seperti ini terjadi, politisi menghindar dari tanggung jawab dengan teriak-teriak soal konspirasi asing, bukan mengakui bahwa mereka telah memangkas dana pelestarian selama puluhan tahun.

Retired Roman Restoration Artisan (Tukang Restorasi Roma yang Sudah Pensiun)
I worked on that site in the 80s. We knew the south wall was unstable. The EU money was late, and we used quick fixes. Sad to see a man die over old compromises. Some buildings should be respected, not just exploited for funding cycles.

Saya pernah bekerja di lokasi itu tahun 80-an. Kami tahu dinding selatan tidak stabil. Dana Uni Eropa terlambat, dan kami terpaksa pakai solusi darurat. Sedih melihat seseorang mati karena kompromi lama. Beberapa bangunan harus dihormati, bukan dieksploitasi demi siklus pendanaan.

Digital Diplomacy Intern (Magang Diplomasi Digital)
Zakharova’s Telegrams have become performance art. The real goal isn't to convince anyone—it's to muddy the waters so much that no truth can surface. Classic 'firehose of falsehood' strategy.

Pesan Telegram Zakharova sudah jadi seni pertunjukan. Tujuan sebenarnya bukan meyakinkan siapa pun—tapi mengacaukan semua cerita sampai tak ada kebenaran yang bisa muncul. Strategi klasik 'keran kebohongan' yang deras.

Romanian Community Advocate (Pembela Komunitas Rumania)
While you all debate geopolitics, remember: a man named Octay Stroici died. He was a father, a worker, someone’s brother. Turn the spotlight off Ukraine and Russia for five minutes and put it on him.

Sementara kalian semua memperdebatkan geopolitik, ingat: seorang pria bernama Octay Stroici telah tiada. Ia adalah seorang ayah, pekerja, saudara bagi seseorang. Alihkan sorotan dari Ukraina dan Rusia selama lima menit, dan arahkan pada dirinya.

Retired Roman Restoration Artisan (Tukang Restorasi Roma yang Sudah Pensiun)
You speak truth. We used to whisper on site: 'If this wall goes, it’ll be on our heads, not the EU’s.' The silence after he died? That’s the loudest sound of all.

Kau berkata benar. Dulu kami berbisik di lokasi: 'Kalau dinding ini runtuh, itu kesalahan kami, bukan Uni Eropa.' Diamnya semua orang setelah dia meninggal? Itu suara paling keras dari semuanya.